JAKARTA - Setelah vakum kurang lebih dua tahun lamanya, Parafien akhirnya mengeluarkan single keduanya dari album perdana mereka 'Sadarkah (Engkau bila Hati...!!!)'.
Lantas apa yang membuat band berpersonel Gilang (gitar) bayu (bas), sigit (drum), Erick (gitar) Rizky (vokal) menunda keluarnya single begitu lamanya?
"Album perdana kami itu tahun 2008. Ini untuk single ke dua, Teganya. Sedikit ada kendala saat keluarkan single perdana. Ada masalah dengan pihak manajemen yang enggak bisa diceritakan disini. Alhamdulilah, semua masalah bisa diselesaikan dengan baik,"papar Sigit didampingi personel Parafien lainnya, saat ditemui di Jakarta, belum lama ini.
Tak ingin larut dalam keterpurukan, band yang beraliran pop rock ini pun kembali bangkit. Band yang menamai fansnya dengan sebutan Parafirst ini digaet oleh Universal Musik Indonesia. Label tertarik pada mereka, karena pengemasan musiknya yang ciamik dan easy leastening, bisa mudah diterima dipasaran.
"Gigih harus, mungkin banyak kendala yang harus kita jalani. Tapi kami komitmen dan profesional. Untuk arasemen kami buat sendiri. Dan di album ini kami dibantu musisi besar untuk memoles musik Parafien. Tapi kami tidak akan sebut siapa,"ujar sang vokali.
Lalu, apakah arti nama Parafien sendiri menurut band yang mengeluarkan 10 lagu di album perdana mereka?
"Kenapa kami menamai band dengan Parafien. Parafien sendiri memiliki arti bahan bakar bisa diibaratkan seperti lilin. Kami pilih Parafien, kami ingin menerangi dan menghangatkan musik Indonesia," timpal Rizky.
(tre)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri