Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

'Angel' Tak Mampu Tandingi ''Da Vinci'

Syukri Rahmatullah , Jurnalis-Senin, 18 Mei 2009 |10:39 WIB
'Angel' Tak Mampu Tandingi ''Da Vinci'
A
A
A

LOS ANGELES - Kesuksesan film Da Vinci Code ternyata tidak mampu disaingi oleh film sequelnya Angel & Demons. Hal ini tampak dari pendapatan dari pemutaran film ini baik di Amerika dan Kanada maupun di seluruh dunia.

Hingga saat ini Angel & Demons telah mencapai USD150 juta atau Rp1,5 triliun dari penjualan tiket secara global.

Distributor Columbia Pictures mengatakan USD150 juta itu termasuk USD48 juta atau Rp500 miliar dalam tiga hari rilis pertama di Amerika Serikat dan Kanada. Menempati urutan pertama boks office pekan lalu dengan mengalahkan Star Trek I  yang turun ke peringkat kedua dengan pendappatan USD 43 juta.

Columbia Pictures awalnya mengharapkan pembukaan film Angel & demons akan memasukkan uang USD40-50 juta. Pihak Columbia menyatakan, pemasukan USD48 juta merupakan hasil yang menggetarkan.

Presiden Distribusi di Seluruh Dunia di Sony Corp Unit, Rory Bruer mengatakan film sequel ini akan melewati USD150 juta dalam penjualan tiket di tingkat domestik.

Meski begitu, pendapatan itu tidak bisa mengalahkan Da Vinci Code  yang dalam pembukaan pemutaran perdananya mendapatkan USD77 juta atau Rp807 miliar di tahun 2006 dan pendapatan itu menarik hingga USD217,5 juta atau Rp2 triliun lebih.

Angel juga mendapatkan USD104,3 atau setara Rp1 triliun juta dari pemutaran di 96 negara, di bawah USD147 atau setara Rp1,5 triliun yang didapatkan Da Vinci.

Kegagalan Angel ini diduga disebabkan, film ini gagal meniru gaung dari film sebelumnya, Da Vinci. Sebelum film Da Vinci diputar, protes dari Vatikan menguat sehingga film ini membuat orang penasaran untuk melihat.

Sedangkan dalam film sequelnya, Vatikan bersikap diam sehingga film ini tidak sepopuler Da Vinci.

(uky)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement