BEIJING - Gara-gara berpindah kewarganegaraan menjadi penduduk Singapura, aktris ternama China, Gong Li, disebut sebagai pengkhianat. Li pun memicu amarah warga China.
Senin 10 November lalu sebuah koran lokal Singapura memuat foto sang aktris yang meletakkan tangan kanannya di dada kiri, saat mengikuti upacara sumpah pemberian kewarganegaraan di Singapura.
Perpindahan kewarganegaraan ini dilakukan Li, lantaran suaminya, Ooi Hoe Seong, yang dinikahinya pada 1996, merupakan warga negeri kecil itu. Seong selama ini dikenal sebagai pengusaha rokok.
Ungkapan kekecewaan terhadap Li dilontarkan publik antara lain melalui situs internet. "Bukankah dia selama ini mendapatkan uang dari China," tulis seorang komentator dalam situs Sina.com, dikutip dari Reuters, Kamis (13/11/2008).
"Lalu dia menjadi warga negara asing! Mengapa kami memberikan uang untuknya, lalu dia pergi," timpal komentator yang lain.
"Saya kecewa terhadapnya. Mengapa orang-orang kaya dan terkenal semuanya ingin mengubah kebangsaan mereka?" tulis pengunjung situs lainnya.
Li, yang masih cantik di usianya yang ke-43, adalah bintang film ternama China atas perannya dalam sejumlah film seperti Red Sorghum, Raise the Red Lantern, dan Farewell my Concubine. Li menjadi semakin terkenal setelah merambah Hollywood dan membintangi sejumlah film ternama seperti Memoirs of a Geisha, Miami Vice, dan Hanibal Rising.
Di Singapura sendiri, awalnya Li sempat memancing amarah publik. Li sempat disebut-sebut tidak hadir dalam upacara pemberian kewarganegaraan pada Agustus lalu. Warga Singapura berpikiran sang aktris tidak menghormati tanah air barunya, hingga akhirnya foto Li saat diambil sumpah dimuat oleh media setempat.
(jri)