JAKARTA - Ibu dari aktris Marsha Aruan, Lisa Diana Tambunan direncanakan akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Rabu, 21 Oktober 2026 mendatang sekitar pukul 13.00 WIB.
Informasi mengenai rencana pemakaman tersebut disampaikan langsung oleh adik dari almarhumah sekaligus paman dari Marsha Aruan, Benjamin.
“Hari Rabu, sekitar pukul jam satu di Tanah kusir,” kata Benjamin saat diwawancarai di Rumah Duka Tabitha RS Ukrida Jakarta Barat, Selasa (20/10/2026).
Saat ini, jenazah dari ibunda Marsha Aruan masih disemayamkan di Rumah Duka Tabitha Rumah Sakit Ukrida Kebon Jeruk Jakarta Barat. Sebelumnya, Benjamin mengungkapkan almarhumah sebelumnya sempat dilarikan ke ICU sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Benjamin mengatakan, almarhumah Lisa Diana sebelumnya mengidap infeksi pernapasan selama beberapa bulan terakhir. Almarhumah juga dikenal rajin berobat saat mengalami sakit tersebut.
“Jadi sebenarnya beliau mengidap infeksi pernapasan. Saturasinya rendah dan ternyata memang sudah ada flek di paru-paru kanan. Kita sudah mengupayakan tindakan selanjutnya dari dokter, tapi memang sudah waktunya. Beliau rajin berobat, baru beberapa bulan ini merasa sakit, lalu disadari ada pernapasannya yang terganggu,” kata Benjamin.
Ia menjelaskan, almarhumah sempat menjalani perawatan selama satu bulan terakhir. Kondisinya sempat membaik hingga diperbolehkan pulang. Namun, keluhan sakit kembali dirasakan hingga almarhumah harus dilarikan kembali ke rumah sakit pada Minggu (18/10/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
“Sebenarnya memang ada perawatan sebulan terakhir. Keadaannya membaik dan kita bawa pulang ke rumah, tapi beliau mengeluh pernapasannya kurang bagus. Jadi, beliau kita bawa lagi ke rumah sakit hari Minggu kemarin,” jelasnya.
Almarhumah sempat dilarikan ke ruang ICU karena kondisinya yang terus menurun. Namun, pada Senin dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, ibunda Marsha Aruan dinyatakan meninggal dunia.
“Waktu di rumah sakit beliau harus ditangani secara spesifik sambil menunggu tindakan dokter. Cuma karena kondisi dari IGD sudah kurang baik dan drop, jadi harus dilarikan ke ICU. Tapi Tuhan berkata lain, selama di ICU mungkin badannya sudah tidak kuat lagi,” ujar Benjamin.
“Sebenarnya baru awal tahun ini sampai sekarang. Perkembangannya sebenarnya sudah bagus dari sakitnya, cuma mungkin ada impact dari sakit pertamanya, jadi kita tidak aware kalau ada sisi lain yang kena ke badannya,” tambahnya.
Kabar duka terkait meninggalnya ibunda Marsha Aruan sendiri diketahui melalui sejumlah unggahan teman-teman Marsha yang diunggah ulang di story Instagram pribadinya.
Dia juga sempat membagikan momen terakhirnya bersama sang ibu. Dalam foto hitam putih tersebut, dia tampak menggenggam tangan sang ibu sambil dengan tanda emoji menangis. Pada unggahan berbeda, Marsha mengunggah foto bersama sang ibu dengan caption, "Bunda, I love you so much”.
(kha)