JAKARTA - Al Ghazali akhirnya buka suara soal kontroversi tersebarnya wajah sang anak setelah diunggah Maia Estianty lewat kontennya di YouTube. Padahal, selama ini Al dan Alyssa Daguise sepakat menutupi wajah sang anak dengan alasan privasi.
Alyssa lewat Broadcast Channel di Instagram mengaku, kejadian itu membuatnya merasa sedih. Dia kemudian memperingatkan warganet untuk tak menyebarluaskan video maupun tangkapan layar wajah anaknya di media sosial.
Momen inilah yang mendapat protes dan kecaman warganet. Alyssa Daguise dinilai terlalu reaktif atas permasalahan tersebut. Terkait permasalahan itu, Al Ghazali pun memberikan tanggapannya.
Al Ghazali menjelaskan, keputusan menutupi wajah Baby Soso diambil karena dirinya dan Alyssa sebagai orangtua menilai, anak mereka belum memiliki kemampuan untuk menentukan apakah dirinya ingin dipublikasikan atau tidak.
“Karena Soso belum bisa mengungkapkan pendapatnya, maka aku dan Alyssa yang memilih untuk menghormati haknya untuk tidak dipublish. Jika nanti setelah dia besar memberikan izin untuk dipublish baru kami lakukan,” ujarnya.
Al Ghazali mengatakan, sebagai orangtua, dirinya tak sepenuhnya menolak jika anak-anaknya kelak terekspos kamera. Namun saat ini, putra sulung Ahmad Dhani itu memilih mengikuti keputusan yang dianggap terbaik bagi putrinya.
Selain itu, Al Ghazali mengaku, sempat mendapat pesan dari guru spiritualnya untuk berhati-hati dalam memperlihatkan wajah sang anak ke publik. Al tak ingin terkena ain, sehingga memilih menjaga privasi Baby Soso.
Soal hujatan yang diarahkan kepada sang istri, Al Ghazali meminta warganet untuk memahami situasi yang sedang mereka jalani sebagai orangtua baru. Apalagi saat ini Alyssa sedang menyusui Baby Soso.
“Ya kan Alyssa sedang dalam masa menyusui. Tentu hormonnya berbeda dengan perempuan pada umumnya. Tapi menurut aku sih orang-orang yang menghujat Alyssa ini iri saja. Iya, mereka iri saja,” tuturnya menambahkan.
Al Ghazali mengatakan, keputusan untuk tidak mempublikasikan wajah Baby Soso bukan berarti mereka sebagai orangtua akan terus ‘menyembunyikan’ sang anak.
“Saat Baby Soso sudah lebih besar dan mampu menentukan pilihannya sendiri, keputusan untuk mempublish dirinya akan dikembalikan kepada anaknya. Biar itu menjadi keputusan dia nanti,” ujarnya.*
(SIS)