JAKARTA - Andovi da Lopez turut menanggapi permasalahan Maudy Ayunda yang belakangan dicap tone-deaf alias tidak peka dengan kondisi masyarakat ketika menyikapi berbagai permasalahan dan kabar buruk yang menimpa Indonesia.
Andovi dalam keterangannya kepada awak media mengaku, sangat memahami kemarahan dan kritik pedas yang dilayangkan masyarakat terhadap selebritas yang dinilai abai dengan kondisi negara saat ini.
Menurutnya, saat ini masyarakat tengah berada di fase yang sangat berat dan melelahkan, sehingga wajar jika muncul sensitivitas tinggi terhadap ucapan para figur publik yang dinilai tidak memiliki empati.
“Ini bukan soal setuju atau enggak setuju. Gue paham kenapa orang-orang bereaksi demikian. Di saat sekarang kan kebanyakan orang lagi pusing, semua orang lagi capek,” tutur Andovi saat ditemui di kawasan Jakarta Senayan, Jakarta Pusat, pada 16 September 2026.
Namun pria 32 tahun tersebut menolak ikut mencap Maudy Ayunda sebagai manusia tone-deaf. Baginya, hal itu merupakan hak prerogatif masyarakat untuk menilai. Dia enggan bersikap sok tahu dengan menggurui rekan-rekan sesama artis mengenai cara mereka berekspresi di media sosial.
Andovi da Lopez kemudian menyerahkan sepenuhnya rekam jejak dan aksi suaranya kepada penilaian masyarakat tanpa perlu membela diri berlebihan.
“Gue ini siapa kasih saran ke public figure lain untuk berlaku di media sosial? Gua bukan siapa-siapa! Semua public figure punya cara mainnya masing-masing. Yang penting sesuai dengan tujuan mereka dan jujur ke diri sendiri,” tuturnya.*
(SIS)