JAKARTA - Pihak Ruben Onsu melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, akhirnya buka suara terkait alasannya tidak membeberkan rekaman CCTV secara utuh ke publik terkait pertengkarannya dengan Sarwendah Tan. Minola menegaskan bahwa pihaknya memiliki alasan kuat di balik keputusan tersebut.
Minola menjelaskan bahwa tujuan utama menunjukkan bukti CCTV bukan untuk memamerkan detail pertengkaran antara kedua pihak. Melainkan, untuk melihat bagaimana perilaku orang dewasa saat terjadi konflik di depan anak-anak.
"Memang kami tidak menampilkan utuh. Terus apa hebatnya kita kasih lihat CCTV lengkap pertengkaran?" ujar Minola Sebayang saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Dia menekankan bahwa poin penting yang ingin disampaikan yakni soal etika dan dampak terhadap psikologis anak saat melihat orang tua mereka berselisih.
"Kami ingin mengambil sepenggal tentang perilaku pertengkaran itu, apakah sadar ada anak-anak di situ atau tidak?" katanya.
Selain soal CCTV, Minola juga memberikan klarifikasi menohok terkait tuduhan dirinya sengaja membocorkan atau men-spill isi percakapan pribadi kliennya. Hal ini bermula saat dia menunjukkan bukti komunikasi untuk membantah isu Ruben berganti nomor telepon.
Minola menegaskan tujuannya saat itu hanyalah menunjukkan tanggal komunikasi, bukan isi pesannya. Dia merasa ada pihak ketiga yang sengaja memanipulasi potongan video tersebut dengan cara melakukan zoom untuk menyudutkan Ruben.
"Saya tidak pernah men-spill. Saya hanya menunjukkan tanggal, makanya dilingkari merah. Bukan isi chat. Saya rasa penonton yang benar pasti enggak akan kepikiran untuk men-capture dan men-zoom. Ini pasti sudah ada sesuatu, patut diduga unsur kesengajaan," tegas Minola.
Lebih lanjut, Minola memperingatkan pihak-pihak yang menyebarkan kembali potongan chat atau video tersebut. Menurutnya, tindakan mentransmisikan informasi yang bersifat pribadi tanpa izin bisa berujung pada ranah hukum.
"Yang mentransmisikan dan yang mendistribusikan itu bukan saya, tapi orang lain. Hati-hati ya, meskipun ambilnya dari podcast tapi kan konteksnya adalah pembuktian tanggal komunikasi bahwa tidak ada pergantian nomor," tuturnya.
(ant)