JAKARTA - Aktris Fairuz Arafiq menanggapi kasus korupsi yang menjerat sang kakak yang juga Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq yang terjerat Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK. Istri Sonny Septian ini mengaku tidak mengetahui detail mengenai urusan pekerjaan atau permasalahan yang sedang dihadapi oleh sang kakak.
"Yang pasti, pastinya kaget ya dengan berita ini, karena saya tidak tahu-menahu tentang hal ini gitu. Dan pastinya sebagai adik saya mendoakan, semoga permasalahannya cepat selesai," ujar Fairuz A Rafiq di kawasan Tapos, Depok, Jawa Barat belum lama ini.
Meski memberikan dukungan moral, ia tetap menyerahkan seluruh proses hukum yang berlaku kepada pihak berwajib.
"Apapun itu, saya pasti mendukung. Kalau itu salah, ada konsekuensinya silakan dijalani. Kalau tidak benar juga harus bisa mendapatkan keadilan seadil-adilnya," tegas ibu tiga anak tersebut.
Fairuz lalu meminta publik untuk tidak mengaitkan kasus sang kakak dengan kehidupan rumah tangganya. Ia merasa punya kehidupan yang berbeda dengan Fadia.
"Jadi biarkanlah keluarga saya fokus, jangan sangkut pautkan yang saya aja tuh nggak paham dan nggak ngerti," ucapnya.
Hingga saat ini, Fairuz mengaku belum menjalin komunikasi langsung dengan sang kakak terkait kasus tersebut. Ia masih memantau proses hukum yang baru begulir.
"Belum ada komunikasi sama sekali, masih kaget, sama juga masih mencari tahu kebenarannya seperti apa. Udah didoain aja ya temen-temen ya," tutupnya.
Seperti diketahui, Fadia Arafiq selaku Bupati Pekalongan ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK pada Selasa (3/3/2026) dini hari.
Pantauan di lokasi, Fadia terlihat turun dari lantai dua Gedung Merah Putih KPK usai pemeriksaan sekira pukul 12.03 WIB. Namun, wajahnya terlihat samar-samar lantaran ditutupi dengan selendang.
Dalam kesempatan tersebut, ia mengklaim tidak terjaring operasi senyap Lembaga Antirasuah.
"Saya tidak OTT, saya tidak ada barang apapun yang diambil," kata Fadia saat digiring menuju mobil tahanan untuk dibawa menuju rutan, Rabu (4/3/2026).
(kha)