BANDAR SERI BEGAWAN - Pangeran Abdul Mateen dan istrinya, Putri Anisha Rosnah resmi merilis foto perdana putri mereka lewat Instagram, pada 11 Februari 2026.
Dalam foto tersebut, Pangeran Mateen dan Putri Anisha yang tampil kompak dalam outfit serba hitam tampak sangat bahagia. Sementara sang putri tidur nyaman dalam gendongan sang ayah.
Lewat caption unggahannya, Pangeran Abdul Mateen kemudian membocorkan nama anak pertamanya tersebut. "Zahra Mariam Bolkiah," tulisnya dalam caption itu seperti dikutip dari akun @tmski, pada Kamis (12/2/2026).
Nama sang putri ternyata memiliki makna yang indah. Zahra diambil dari nama Arab yang berarti bunga, bersinar, cemerlang, dan megah.
Sementara nama tengah sang putri, Mariam, diambil dari bahasa latin yang bermakna dicintai atau bintang dari laut. Untuk nama tengah ini, tampaknya Pangeran Mateen juga terinspirasi dari nama ibu dan mertuanya.
Ibu Pangeran Mateen adalah Mariam Abdul Aziz, sementara ibu mertuanya bernama Siti Mariam. Hal ini juga menunjukkan kedekatan dan kecintaan sang pangeran kepada ibu dan mertuanya.
Dalam lanjutan unggahannya, sang pangeran mengucapkan terima kasih atas dukungan dan perawatan terbaik yang diberikan team dokter dan staf Jerudong Park Medical Centre kepada istri dan anaknya.
"Terima kasih juga untuk semua ucapan selamat dari kalian (warganet)," ujar Pangeran Abdul Mateen menutup caption unggahannya.
Warganet, termasuk dari Indonesia, kemudian ramai mengomentari unggahan pangeran dari Brunei Darussalaman tersebut. "Welcome to the world, ponakan," ujar akun @rem****ble.
"Baby Zahra masih belum tahu kalau dia lahir dalam keluarga kerajaan. Alhamdulillah," kata @fiz***ee. Akun @har***ps menuliskan, "Dia akan tumbuh menjadi anak perempuan yang sangat cantik. MashAllah."
Akun @yem****u_ menambahkan, "Enggak nyangka aku sudah ditahap melihat Prince Mateen punya anak weh. Aku ngecrushin dan mengikuti dia dari zaman COVID-19."
Pangeran Mateen menikahi Anisha Rosnah pada 11 Januari 2024. Putri Anisha kemudian melahirkan anak pertamanya yang berjenis kelamin perempuan, pada 8 Februari 2026, pukul 08.50 waktu setempat.*
(SIS)