JAKARTA - Dua kontestan KDI 2022 di babak Grand Final, Astra (Padang) dan Nilam (Polewali Mandar) menunjukkan kemampuan terbaik mereka malam ini. Keduanya tentu memiliki tujuan yang sama, yakni menjadi juara KDI 2022.
Sayangnya, penonton harus bersabar sebentar sebelum akhirnya mengetahui siapakah yang layak menjadi pemenang KDI 2022. Pasalnya, pemenang KDI 2022 akan ditentukan minggu depan, Senin, 19 Desember 2022 mendatang.
Meski begitu, Nilam yang mengaku berada dalam kondisi kurang fit tetap saja menunjukan performa yang maksimal. Salah satunya saat penampilan keduanya membawakan lagu berjudul Ghibah.
Kondisi tubuhnya yang kurang sehat, membuat Nilam sempat menangis di atas panggung. Ia menilai bahwa penampilannya malam ini bukanlah yang terbaik alias kurang maksimal.
Kendati demikian, Inul Daratista memberi apresiasi kepada Nilam. Terlebih menurutnya, Nilam mampu menunjukkan penampilan terbaiknya malam ini meski tengah sakit.
"Nilam malam ini ready?," tanya Inul.
"Aku lagi sakit," jawab Nilam.
"Nilam siap jadi juara?," tanya Inul lagi.
"Insya Allah siap," kata Nilam yakin.
"Saya salut sama Nilam masih ada tanggung jawab. Hapus air matamu. Tunjukan kamu bisa," ucap Inul.
Dalam kesempatan itu Inul pun memberikan nasehatnya. Ia mengatakan bahwa siap tidak siap, Nilam harus tetap memberikan penampilan terbaiknya ketika telah berada di atas panggung. Meskipun kondisi tubuhnya sedang tidak baik.
Ia bahkan sempat memberikan tips dengan cara membayangkan orang-orang di luar sana yang memberi dukungan kepada Nilam.
"Tapi nggak tau malam ini siap nggak siap harus siap. Jadi juara berat, proses yang kamu lewati cukup panjang. Udah juara. Gimana eksekusi juara satu ada di kamu dan itu tanggung jawab kamu," ungkap Inul.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Danang. Dia mengakui bahwa kesehatan itu sangat berpengaruh dengan penampilan di atas panggung. Meski begitu, Nilam harus tetap memberikan penampilan yang terbaik.
"Aku memberi apresiasi kamu bisa tampil maksimal. Ada tim yang bilang kamu sakit nggak bisa tampil. Tapi KDI bukan ajang mencari kesedihan tapi liat gimana mereka effort beri kesempatan dan hak yang sama. Banyak orang sayang sama kamu," papar Danang.
(van)