JAKARTA - Paman Atta Halilintar, Febrian Amanda, menegur keras sang keponakan. Pernyataan Atta Halilintar saat menjadi nara sumber di channel Helmi Yahya, dianggap merendahkan keluarga dari garis keturunan ayah.
Febrian Amanda menilai, Atta Halilintar tidak perlu membanding-bandingkan keluarga dari pihak ayah dan ibunya. Hal tersebut dianggap tidak etis dan merendahkan salah satu pihak.
"Atta sebagai keponakan yang tentu kita sayang untuk menjaga lisannya, karena ada pernyataan terhadap ayah kami yang tidak sesuai sebenarnya dengan faktanya. Dan terkesan membeda-bedakan atuknya dengan kakeknya," kata Febrian seperti dikutip dari tayangan Silet pada 12 Agustus 2020.
"Atta menyebutkan bahwa ayah kami yang kami sayang dan kami banggakan dan telah menyekolahkan kami sampai pendidikan yang baik bekerja sebagai bawahan. Menurut saya pernyataan itu tidak etis dan tidak baik. Saya tidak sendiri, tapi mewakili 5 adik dari Bang Halilintar (ayah Atta Halilintar) sendiri," katanya.
Baca juga: Intip Penampilan Maia Estianty saat Datang ke Istana Negara
Febrian mengaku, terpaksa berbicara kepada publik karena tidak memiliki akses untuk berkomunikasi langsung dengan Atta maupun sang kakak.
"Saya sudah lama tidak berkomunikasi dengan Atta Halilintar. Saya juga tidak tahu abang saya, Halilintad Asmid ada dimana. Saya juga tidak dapat berkomunikasi dengan abang saya," tuturnya.
Ini bermula dari wawancara Atta Halilintar yang mengungkapkan kehidupan masa lalu orang tuanya.
"Bapaknya papaku itu orang bawah. Jadi mamaku itu orang ada, kamar mandinya saja pakai AC. Nah kalau ayah saya kebalikannya. Tapi hebatnya, ayah saya bisa menaklukkan hati mama," ungkap Atta Halilintar yang diunggah pada 7 Agustus di Channel Helmi Yahya.
(kem)