Raylin Joy, Sang Skin Diamond yang Jadi Bintang Porno Bukan Hanya untuk Uang

Rena Pangesti, Jurnalis
Sabtu 07 September 2019 15:06 WIB
Raylin Joy alias Skin Diamond (Foto: Instagram/@rayjoycat)
Share :

JAKARTA – Skin Diamond tidak pernah membayangkan jika ia akan mendapatkan gelar sebagai Bintang Porno Paling Populer tahun 2014 oleh CNBC. Pasalnya, menjadi bintang porno bukanlah cita-citanya.

Baca Juga: Brittni De La Mora: Film Porno, Depresi, dan Narkoba

Melansir Independent, Sabtu (7/9/2019), Skin Diamond yang memiliki nama asli Raylin Joy masuk ke industri film porno setelah kebiasaannya datang ke klub fetish di Skotlandia. Di sana, Diamond mengaku mulai melakukan pemotretan yang sifatnya cabul.

Setelah menjadi model untuk Burning Angel, Skin mendapat tawaran untuk melakukan pemotretan di Paris. Tanpa sepengetahuan Diamond, itulah pintu pembukanya masuk ke dunia pornografi.

"Di sana menyenangkan. Aku melakukan semua adegan pertamaku seperti berinta dengan sesama wanita, dengan pria, dan adegan anal, semua dalam satu minggu. Kupikir, aku tidak akan melakukannya lagi setelah itu," cerita Diamond.

Sayangnya kenyataan berkata lain. Diamond kembali bermain film porno setahun kemudian setelah ia kehabisan uang. Sempat melakukan pekerjaannya secara independen, Diamond kemudian menunjuk Mark Seigler sebagai agennya.

“Pilihanku jatuh pada Mark Seigler. Dia adalah agen terbaik yang mungkin kalian dapatkan,” tuturnya.

Skin Diamond akhirnya menjadi bintang porno profesional yang sukses. Salah satu cara untuk menggapai kesuksesannya aalah selalu terhubung dengan penggemar. Selain itu ia juga harus mengeksplorasi berbagai macam permintaan di luar nalar.

“Itu bukan pekerjaan mudah. Anda melakukan adegan gila dengan posisi yang aneh. Kadang-kadang, stigma yang muncul tentang dunia pornografi itu yang sulit untuk ditangani para gadis. Sehingga mereka merasa sulit sampai akhirnya tidak bisa bertahan lama,” ujarnya.

Namun selama hampir 7 tahun, Skin Diamond melakukan pekerjaan sebagai bintang porno dengan baik. Perempuan 32 tahun ini menjelaskan jika alasannya menggeluti dunia tersebut adalah untuk menantang dirinya.

“Ketika saya masuk ke film porno, saya tidak melakukannya hanya demi uang, tetapi pengalaman seksual untuk menjelajahi diri sendiri,” terangnya.

Cita-citanya untuk menjadi seorang seniman menghentikan langkah Skin Diamond dari pekerjaannya sebagai bintang porno. Tahun 2016, Diamond menampilkan adegan film dewasa terakhirnya dalam Submission, sebuah serial televisi.

“Saya adalah tipe orang yang melakukan apapun untuk membuat diriku bahagia. Termasuk mengembangkan diri sebagai seorang seniman, menulis (lagu), tampil dan berada di atas panggung bernyanyi,” jelas Diamond.

Baca Juga: Ramalan Roy Kiyoshi Soal Kasus Nikita Mirzani, Elza Syarief dan Hotman Paris

Kini, dia tak lagi menjadi bintang porno. Diamond menjalani hidupnya layaknya wanita biasa. Sebagai penanda dirinya tak lagi berprofesi sebagai bintang porno, Diamond memilih menanggalkan nama panggungnya dan kembali memakai nama Raylin Joy untuk sehari-hari.

(Lid)

(edh)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Celebrity lainnya