Staf Kepresidenan Gelar Nonton Bareng Film untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Vania Ika Aldida, Jurnalis
Rabu 23 Agustus 2017 18:00 WIB
Film Jembatan Pensil (foto: Vania Ika Aldida/Okezone)
Share :

JAKARTA - Perkembangan film Indonesia saat ini nampaknya maju semakin pesat. Bahkan film-film karya para sineas juga tidak hanya sekedar sebagai tayangan penghibur, namun juga kaya akan ilmu pengetahuan dan nilai moral.

Lewat tema Nawacita dan Pemenuhan Anak Berkebutuhan Khusus, Kantor Staf Presiden Republik Indonesia mengundang para kru serta pemain film Jembatan Pensil, untuk menghadiri Diskusi dan Pemutaran Film.

(Baca Juga: Ingin Menciptakan Sejarah, Alasan Daniel Craig Setuju Perankan James Bond Lagi)

(foto: Vania Ika Aldida/Okezone)

Bahkan film karya sutradara Hasto Broto yang dijadwalkan tayang pada 7 September 2017 mendatang, dipilih untuk ditayangkan secara khusus dihadapan puluhan anak-anak berkebutuhan khusus di Gedung Krida Bhakti, Jakarta Pusat, Rabu (23/8/2017).

"Pemutaran khusus ini kebetulan kami diminta sama pihak istana," ujar La Ode Haerun Gowe selaku eksekutif produser Jembatan Pensil.

(Baca Juga: Belum Tayang, Film Han Solo Sudah Hilangkan 1 Karakter)

"Kami awalnya kaget karena pihak istana merespon baik film Jembatan Pensil ini. Awalnya film ini mau ditayangkan di istana pas hari Anak (23 Juli), tapi karena mepet, akhirnya minta hari ini, tanggal 23 Agustus," sambungnya.

Film yang menceritakan tentang kisah seorang anak yang tetap bersemangat untuk menempuh pendidikan meski memiliki keterbatasan, membuat pihak istana memilih Jembatan Pensil sebagai tayangan yang layak untuk disajikan siang hari ini.

(foto: Vania Ika Aldida/Okezone)

Bahkan Haerun mengaku bahwa staf kepresidenan menghubunginya secara langsung dan meminta film ini ditayangkan secara khusus meski baru melihat trailer saja.

(Baca Juga: Kabar Baik untuk Penggemar DC, Warner Bros Bakal Produksi Film Solo Joker)

"Buat kami ini adalah suatu penghargaan yang cukup besar. Terima kasih banyak terutama kepada Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan yang merespon baik hanya dengan melihat trailer," papar Haerun.

"Jadi awalnya mereka melihat trailer dan pihak kami ditelefon untuk mau melakukan pemutaran secara khusus hari ini," timpalnya.

Film berdurasi 90 menit yang mengambil latar belakang Kampung Muna, Sulawesi Tenggara ini memang mengangkat isu-isu sosial terutama mengenai pendidikan anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus. Bahkan film inipun memiliki nilai tambah bahwa tidak ada penghalang bagi seorang siswa untuk belajar, meski memiliki kekurangan sekalipun.

Film ini juga diperankan oleh Meriam Belina, Kevin Julio, Alisia Rininta, Andi Bersama, dan Agung Saga. "Sekarangkan lagi banyak isu, banyak bully, dan kita mau mengangkat bahwa anak-anak keterbelakangan juga punya kelebihan, di sekolah, mereka juga tetap belajar dan memiliki kemampuan," tandasnya.

(Baca Juga: Harley Quinn Bakal Muncul di Gotham Season 3)

(foto: Vania Ika Aldida/Okezone)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita Celebrity lainnya