DEPOK - Silent Siren menggebrak panggung Indonesia saat tampil dalam acara penutupan Gelar Jepang 2015 di Boulevard Kampus Universitas Indonesia (UI), Depok. Band yang terdiri dari Suu (Sumire Yoshida) sebagai vokalis dan pemain gitar, Hinanchu (Hinako Umemura) sebagai drummer, Ainyan (Aina Yamauchi) sebagai bassist, dan Yukarun (Yukako Kurosaka) sebagai pemain keyboard ini tampil memukau ribuan mahasiswa dalam Festival Gelar Jepang UI.
Nama Silent Siren diusulkan oleh Yoshida. “Kesunyian dan bunyi sirine itu kan
dua hal yang berlawanan,” katanya pada okezone di Universitas Indonesia, Minggu 9 Agustus 2015.
Hinanchu yang menjadi pemimpin diantara teman-temannya mengatakan bahwa Silent Siren tidak mengusung konsep yang rumit. "Kami hanya fokus menciptakan musik. Yang kami inginkan orang lain bisa ikut menikmati dan kami bisa menghibur pendengar," ujarnya.
Kehadiran Silent Siren mulai dilirik publik remaja Jepang saat mereka meluncurkan debut single Sweet Pop! pada November 2012.
Tahun ini band yang seluruh anggotanya aktif sebagai model meluncurkan album ketiga berjudul Silent Siren dengan lagu-lagu bernuansa rock dan pop. Saat ditanya rencana mereka di Indonesia, Hinanchu yang masih mengingat tempat di Jakarta, merasaa optimis.
"Kami lihat peluangnya terbuka, tidak hanya untuk memperkenalkan karya musik Silent Siren saja, kami juga memperkenalkan fashion baru," kata band yang akan menggelar kembali konser di Indonesia pada 19 September 2015 di Upperrom, Hotel Pullman, Jakarta.
(asr)