JAKARTA - Di hadapan Dewan Pers, Ahmad Dhani mengakui dua kesalahannya, mengambil kaset dan kunci mobil liputan.
“Ahmad Dhani sudah mengakui dua kesalahan ini kepada Dewan Pers. Mengambil kaset liputan dan mengambil kunci mobil liputan,” jelas Wakil Pemimpin Redaksi Global TV Yadi Hendriana, kepada Okezone, Kamis (3/3/2011).
Lebih lanjut dia menegaskan, memang tidak terjadi pemukulan. Di awal peristiwa berkembang kabar bahwa terjadi pemukulan terhadap kameramen Global TV bernama Noviandi Kurniawan, sementara reporter Syahriani diambil teleponnya, meskipun pada akhirnya diserahkan kembali kepada siempunya.
“Satu hal di sini bahwa wartawan kami tidak pernah mengatakan Ahmad Dhani memukul. Yang ada adalah tindak kekerasan terhadap wartawan kami. Ada upaya perampasan kaset liputan dari kamera,” tegas Yadi.
Oleh sebab itu, dalam laporan polisi Ahmad Dhani sebagai terlapor diduga telah melakukan pengeroyokan, perbuatan tidak menyenangkan, dan upaya perampasan.
Meskipun demikian, Ahmad Dhani lebih memilih agar masalah ini diselesaikan ke jalur hukum. Oleh sebab itu, mediasi yang akan digelar besok diserahkan sepenuhnya kepada Dewan Pers.
Sedangkan Global TV mengaku kecewa dengan pernyataan yang dilontarkan oleh Ahmad Dhani di dalam perbincangan bersama AJI dan PWI di sebuah televisi swasta, tadi pagi. Yadi mengatakan, pihaknya mencermati perbincangan tersebut dan mengaku kecewa kepada Ahmad Dhani yang terus menekankan bahwa klarifikasi wartawan Global TV membuktikan adanya pembohongan soal pemukulan.
(nov)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri