Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menag: Infotainment Harus Disepakati Media dan Pemerintah

Johan Sompotan , Jurnalis-Selasa, 12 Januari 2010 |18:16 WIB
Menag: Infotainment Harus Disepakati Media dan Pemerintah
Suryadharma Ali. (Foto: Koran SI)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Agama Suryadharma Ali menyikapi polemik infotainment di masyarakat dengan mengimbau agar media dan pemerintah melakukan kerjasama dan membuat kesepakatan.

“Kami kapasitasnya hanya mengimbau, prinsipnya harus terjadi kerjasama dan kesepakatan antara perusahaan media dan pemerintah untuk sama-sama menjaga moral bangsa demi kebaikan negeri ini,” ujarnya ditemui di Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (12/1/2010).

Suryadharma yang juga Ketua Umum PPP melihat pengertian gibah dan infotainment ada benang merahnya. Menurutnya, jika dilihat dari perspektif hukum Islam, privasi seseorang tanpa memandang agama, suku, dan agama.

“Dalam infotainment, kehidupan pribadi yang merupakan aurat seseorang justru menjadi sasaran utama. Semakin mendalam berita dan akses pribadi yang didapat dan ditayangkan ke publik, semakin dianggap hebat acara tersebut,” paparnya.

Suryadharma pun menjelaskan gibah secara tegas menghimpun segala bentuk proses informasi negatif dari narasumber, hingga pendengar menjadi kesatuan yang tidak terpisahkan sebagai pelaku gibah.

“Sementara infotaiment dari faktanya sudah jelas-jelas menjadikan informasi pribadi seseorang baik yang positif maupun negatif sebagai tayangan utama,” tegasnya.

Dia mengambil contoh jika secara pribadi seseorang dibuntuti dan lantas kehidupan pribadinya terus dikorek. Hingga anak di bawah umur pun diinterogasi tentang orangtuanya yang sedang bertengkar. “Itu bagaimana,” desak Suryadharma.

Dia pun menambahkan bahwa batasan infotainment adalah moral yang memang memiliki nilai yang universal. Mengenai dijelek-jelekkan atau tidak, mantan Menteri Koperasi di Kabinet Indonesia Bersatu jilid I ini mengatakan tidak hanya itu saja.

“Jangan dulu pendekatan agama. Sementara kehidupan rumah tangga pasti mengalami cekcok kemudian dikupas sampai anak-anaknya diinterogasi. Artinya, enak atau tidak,” imbuhnya.

(nov)

Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement