nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Imbas Corona, CGV Ungkap Kemungkinan Buka Layanan Drive-in Cinema

Lintang Tribuana, Jurnalis · Senin 18 Mei 2020 14:25 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 18 206 2215897 imbas-corona-cgv-ungkap-kemungkinan-buka-layanan-drive-in-cinema-92VJbTsORW.jpg Drive In Cinema (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Pandemi corona membuat pemerintah menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Secara tidak langsung, berbagai kegiatan sosial masyarakat pun dibatasi.

Hampir seluruh pusat perbelanjaan di Indonesia tutup dan membuat bioskop yang ada di dalamnya ikut tak beroperasi. Masyarakat terpaksa menahan keinginan menonton film favorit di bioskop.

Kini, masyarakat dikejutkan dengan kemunculan rencana drive-in cinema yang viral belakangan ini. Layanan publik itu diinisiasi oleh event organizer, Ergo & Co melalui Jakarta Drive-in Cinema.

Baca Juga: Drive In Cinema, Cara Nikmati Bioskop Tanpa Langgar Physical Distancing

 

Layanan ini menghadirkan solusi bagi masyarakat di Jakarta untuk tetap menonton bioskop tanpa dipusingkan aturan physical distancing. Penonton bisa menyaksikan film dengan membawa mobil dan merasakan sensasi berbeda.

Hal ini pun sangat didukung oleh bioskop CGV. Sebagai jaringan bioskop yang menutup layanannya akibat pandemi corona, CGV menilai bahwa drive-in cinema mampu meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap perfilman.

"Secara prinsip CGV mendukung penuh inisiatif apapun yang bisa meningkatkan apresiasi masyarakat Indonesia terhadap perfilman. Tentunya apresiasi karya seni harus didukung juga dengan penghargaan terhadap karya cipta pembuat konten tersebut (HKI)," ungkap Manael Sudarman, Sales & Marketing Division Head CGV kepada Okezone melalui pesan WhatsApp, Senin (18/5/2020).

Pihak CGV pun tak menutup kemungkinan bahwa nantinya juga akan menerapkan drive-in cinema sebagai solusi. Apalagi jaringan bioskop CGV telah menutup layanan selama 2 bulan.

"Saat ini CGV sedang dalam proses diskusi dengan banyak pihak terkait dengan model bisnis yang mau dijalankan dan faktor lainnya terkait dengan kerjasama tersebut," tutur Manael.

"Di periode seperti sekarang ini, secara bisnis kita harus siap untuk adaptasi dengan kondisi market. Sudah 2 bulan kita tidak beroperasi. Jadi, tidak ada kemungkinan yg tertutup. CGV sangat fleksibel kok beradaptasi dengan kondisi market," sambungnya.

1
2
BERITA FOTO
+ 7

RUU Permusikan Menjadi Polemik, Anang Hermansyah Angkat Bicara

Musisi sekaligus anggota DPR Anang Hermansyah menghadiri diskusi terkait RUU Permusikan di Jakarta.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini