nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Empat Hari di Rumah Sakit, Putra Bungsu Anji Diperbolehkan Pulang

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Jum'at 17 Januari 2020 15:23 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 17 33 2154328 tiga-hari-di-rumah-sakit-putra-bungsu-anji-diperbolehkan-pulang-rTdrZiRn2H.jpg Erdian Aji Prihartanto atau Anji (Foto: Instagram @duniamanji)

JAKARTA - Anak kedua dari pasangan Erdian Aji Prihartanto atau Anji dan Wina Natalia, Sigra Umar Narada, diketahui baru saja mengalami kecelakaan saat kedua orangtuanya tengah berada di Singapura. Bocah berusia 4 tahun itu dikabarkan terjatuh dan mengalami robekan pada bagian keningnya.

Beruntung, mereka langsung cepat tanggap dan mengarahkan orang rumah untuk membawa Sigra ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan. Kini, keadaan Sigra diketahui sudah semakin membaik bahkan telah diperbolehkan dokter untuk pulang ke rumah.

"Alhamdulillah Sigra sudah membaik bahkan sudah pecicilan. Hari ini sudah boleh pulang dari RS dan tinggal proses penyembuhan," tulis Wina Natalia pada keterangan foto sang putra.

Erdian Aji Prihartanto atau Anji 

Baca juga: Terjatuh, Putra Anji Terima Jahitan 5 Sentimeter di Kepala

"Terima untuk semua perhatian dan doanya. Kiss dari Sigra untuk semua #SigraAnakIstimewa," lanjutnya.

Sebelumnya, pada 13 Januari 2020 kabar mengejutkan tersebut diungkapkan oleh pasangan Anji dan Wina Natalia melalui akun Instagram mereka. Apalagi keduanya diketahui tengah berada di Singapura untuk berlibur, sebelum Anji akan fokus dalam projek album terbarunya yang akan digarap Februari mendatang.

Kejadian Sigra terjatuh dan mengalami robekan pada bagian keningnya, sontak membuat pasangan yang menikah pada 13 Juli 2012 itu kaget dan panik. Telebih saat dokter di salah satu rumah sakit tersebut meminta agar putranya dijahit dalam keadaan bius total, sementara putra bungsu mereka dikabarkan mengidap Autism Spectrum Disorder (ASD).

Sigra anak Anji yang sempat dirawat di rumah sakit 

"Sebagai orang tua yang sedang jauh dari anak, kami sangat panik dengar anak mau dioperasi bius total, sehingga kami berusaha ingin bicara dengan dokternya. Apalagi Sigra anak istimewa, jadi kami harus konsultasi tentang itu, dan semakin sedih serta semakin panik saat dokter tersebut tidak mau bicara langsung dengan kami :(," jelasnya.

"Entah apakah memang seperti itu prosedurnya, tapi yang pasti akhirnya Sigra kami pindah ke rumah sakit lain. Dan Alhamdulillah kami sudah bicara dengan dokter-dokter di rumah sakit tersebut. Kami jadi sangat sangat lebih tenang sekarang," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini