nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Joko Anwar Ingin Revitalisasi Gedung-Gedung Bioskop Tua di Indonesia

Ady Prawira Riandi, Jurnalis · Jum'at 08 November 2019 10:26 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 08 206 2127267 joko-anwar-ingin-revitalisasi-gedung-gedung-bioskop-tua-di-indonesia-OZRtHKkCHd.jpg Joko Anwar (Foto: Instagram @jokoanwar)

JAKARTA - Joko Anwar cukup prihatin dengan gedung-gedung bioskop mandiri yang kini terbengkalai dan tutup. Seiring berkembangnya industri, bioskop kini lebih banyak disatukan dengan pusat perbelanjaan sehingga gedung-gedung bioskop ditinggalkan.

Keinginan Joko Anwar merevitalisasi gedung-gedung bioskop tua ini dimulai dengan cara baru. Ia menggelar acara nonton bareng film terbarunya, Perempuan Tanah Jahanam, untuk menghidupkan kembali gedung-gedung tua yang sudah dilupakan.

"Karena gedung-gedung bioskop yang terbengkalai saat ini adalah gedung-gedung bioskop yang gampang diakses karena letaknya di sisi jalan, tidak masuk ke gedung lain, tidak masuk ke mal. Jika ini bisa diakses dengan gampang, bisa berfungsi kembali, tentunya minat penonton untuk ke bioskop juga akan lebih gampang tersalurkan karena gampang diakses," kata Joko Anwar.

Baca juga: Joko Anwar Sesalkan Kinerja Buruk KPI

Joko Anwar

Sayang, niatan baik Joko Anwar mendapat halangan. Ketika ia sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk nobar di Grand Senen, tiba-tiba perizinannya dicabut dan gedungnya kembali disegel.

Sebelumnya, Joko Anwar juga sempat ingin menggelar nobar Perempuan Tanah Jahanam di bioskop Atoom, Citeureup, Bogor, Jawa Barat. Namun setelah melakukan survey, atas pertimbangan keselamatan dan keamanan, acara pun dibatalkan.

Baca juga: Unggah Foto Liburan di Bangkok, Via Vallen Bikin Ribut Netizen

 Joko Anwar

Joko Anwar juga tetap mencari tempat lain yang bisa ia jadikan tempat nobar Perempuan Tanah Jahanam. Sekali lagi, ia menegaskan niat utamanya di sini adalah merevitalisasi gedung bioskop tua agar pemerintah sadar bahwa industri film masih membutuhkan banyak layar.

"Karena kami percaya kalau jadi nobar di sana, film apa pun itu ya bukan cuma Perempuan Tanah Jahanam, akan ada sedikitnya kesadaran bahwa gedung bioskop ini masih bisa direvitalisasi dan masih bisa dipergunakan untuk menjadi gedung bioskop yang gampang diakses oleh masyarakat," pungkasnya.

1
3
BERITA FOTO
+ 5

Mira Lesmana Bicara Digital Platform Video on Demand untuk Film Indonesia

Produser film Mira Lesmana menyambut baik pertumbuhan digital platform video on demand di Indonesia.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini