nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Banyak Artis Depresi Bunuh Diri, Marshanda Pilih Sebarkan Kesadaran Mental

Hana Futari, Jurnalis · Sabtu 19 Oktober 2019 08:27 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 18 33 2118790 banyak-artis-depresi-bunuh-diri-marshanda-pilih-sebarkan-kesadaran-mental-9F3UxR6LoM.jpg Marshanda (Foto: Instagram @marshanda99)

JAKARTA – Penyakit mental semakin mengintai individu tak terkecuali para selebriti. Tekanan berat yang dihadapkan oleh para publik figur disebut-sebut sebagai faktor utama penyakit mental mengintai mereka.

Belum lama ini, seorang selebriti asal Korea Selatan, Sulli menyudahi hidupnya dengan cara gantung diri pada 14 Oktober 2019. Bully-an dari para netizen pun disebut sebagai alasan Sulli untuk menghabisi nyawanya sendiri di apartemen tempat tinggalnya.

Psikolog Tika Bisono menilai tekanan yang dihadapi oleh seorang artis jauh lebih besar. Di mana mereka harus dituntut tampil sempurna di hadapan para penggemarnya.

“Pressure itu besar ketika kita berbuat salah, enggak bisa dipahami kayak orang lain. Tuntutan masyarakat terhadap publik figur itu ekspektasinya sempurna,” ujar Tika Bisono dihubungi Okezone melalui sambungan telepon, Jumat 18 Oktober 2019.

Baca juga: Gabung ke Youtube, Marshanda Ikut Libatkan Putri Semata Wayangnya

Tika Bisono

Ia menambahkan, untuk menjadi seorang publik figur ada beberapa hal yang harus dipelajari. Selain bakat yang harus terus diasah, publik figur juga harus belajar tentang pengendalian diri yang dapat menunjang dalam karier mereka.

“Kalau jadi publik figur harus ada yang dipelajari seperti branding. Selain itu belajar juga tentang pengendalian stres, belajar tentang pergeseran individu yang biasa saja loncatannya menjadi super terkenal. Hal tersebut dapat mereka dapatkan dengan berkunjung ke psikolog,” lanjut wanita yang juga berprofesi sebagai penyanyi tersebut.

Wanita 59 tahun ini juga menilai, tingkat depresi publik figur di era sekarang lebih besar. Hal tersebut berkaitan dengan proses mereka hingga terkenal di kalangan masyarakat.

“Sekarang itu kenapa mental illnes lebih brutal dan penuh risiko yang enggka bisa diatasi karena proses instanisasi seorang publik figur lebih tinggi dibanding dulu. Sekarang itu kan siapa yang dilike banyak di sosmed, dia populer. Kalau instan yang seperti itu jadi cepet tergantikan sebelum faktor dia populer itu mengikat,” sambungnya.

Tika Bisono juga menyarankan agar publik figur memiliki batasan antaran kepribadiannya sendiri dan kepribadian lainnya yang diinginkan oleh orang banyak. Di mana, dalam keseharian dia memiliki perbedaan seperti saat berada di hadapan publik.

Sementara itu, Marshanda merupakan salah satu selebritis Indonesia yang memiliki ketertarikan dengan kesehatan mental. Hal tersebut lantaran wanita yang akrab disapa Chacha ini teridiagnosa bipolar disorder sejak 2009 lalu.

Baca juga: Istri Berkerudung saat Syukuran 7 Bulan, Young Lex Jadi Mualaf?

Marshanda

Vonis dokter tersebut pun tak serta merta langsung diterima oleh Marshanda. Selama empat tahun, ibu satu putri itu pun belum bisa menerima jika dirinya memiliki salah satu gangguan mental.

“Aku dari kecil yang bisa melakukan apa saja seperti sekolah jalan, syuting juga jalan merasa super woman terus aku didiagnosa kena mental illnes. Di situ gue kayak yang masa gue punya penyakit jiwa? betapa beratnya itu bisa gue terima,” ujar Marshanda seperti dikutip dari video dalam saluran YouTubenya, Jumat (18/10/2019).

Mantan istri Ben Kasyafani itu pun mengaku kerap absen saat jadwal bertemu dengan dokter. Namun hal tersebut tak memberikan kebaikan kepada dirinya.

“Harusnya kan kalau sudah didiagnosa, ketemu dokter kan rutin, kalau gue itu sering enggak datang ke dokter gue. Jadi gue suka enggak stabil,” lanjutnya.

Lambat laun, Marshanda pun dapat menerima kondisinya sendiri. Bahkan, sekarang dia memiliki misi untuk menyebarkan kesadaran tentang kesehatan mental kepada masyarakat luas.

1
3
BERITA FOTO
+ 10

Jemput Ayah, Marshanda Datangi Panti Sosial

Artis Marshanda bersama Egi John saat mendatangi Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2, Cipayung, Jakarta, Senin (28/3/2016). Kunjungan Marshanda dalam rangka menjemput ayahnya yang berada di panti sosial tersebut.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini