nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sebelum Bunuh Diri, Kurt Cobain Alami Depresi hingga Tenggak 50 Pil Morfin

Hana Futari, Jurnalis · Sabtu 19 Oktober 2019 09:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 18 33 2118674 sebelum-bunuh-diri-kurt-cobain-alami-depresi-hingga-tenggak-50-pil-morfin-S7UIf0Hyes.jpg Kurt Cobain (Foto: The Sun)

LOS ANGELES Kurt Cobain ditemukan tak bernyawa dengan darah yang mengalir dari telinganya pada pada 8 April 1994 di sekitar teras rumahnya yang terletak di Seattle, Amerika Serikat. Cobain yang saat itu berusia 27 tahun ditemukan setelah enam hari menghilang dari pusat rehabilitasi

Penyebab kematian vokalis dari grup band Nirvana ini diketahui lantaran bunuh diri. Kurt Cobain menembakkan peluru ke kepalanya dengan senapan tipe 20 gauge. Cobain pun dinyatakan telah meninggal dua hari sebelum jenazahnya ditemukan.

Sebuah surat pun ditemukan di salah satu jaket yang dikenakan Cobain saat menghabisi nyawanya. Lewat surat tersebut, Cobain menceritakan betapa tertekan dirinya yang tak bisa menikmati kehidupannya dalam bermusik serta tampil di hadapan penonton.

“Masalahnya, aku tak bisa membohongi kalian (penonton). Itu tidak adil bagiku ataupun kalian. Kejahatan terbesar yang pernah kulakukan adalah menipu kalian dengan memalsukan kenyataan dan berpura-pura bahwa bahwa aku 100 persen menikmati saat-saat di atas panggung. Kadang aku merasa bahwa aku harus dipaksa untuk naik ke panggung,” bunyi potongan surat tersebut.

Baca juga: Peringati 25 Tahun Kematian Kurt Cobain, Sang Putri Unggah Foto Lawas Ini

Kurt Cobain

Tak hanya itu, dalam surat tersebut juga Cobain mengungkapkan perasaannya terhadap istri serta anak semata wayangnya, Fances Bean Cobain. Pria kelahiran Aberdeen itu pun begitu menyayangi dua wanita yang hadir di hidupnya tersebut.

“Aku punya istri yang bagaikan dewi yang berkeringat ambisi dan empati dan seorang putri yang mengingatkanku akan diriku sendiri di masa lalu. Penuh cinta dan selalu gembira, mencium siapa saja yang dia ditemui karena menurutnya semua orang baik dan tidak akan menyakitinya. Itu membuatku ketakutan sampai-sampai aku tidak bisa melakukan apa-apa. Aku tidak bisa membayangkan Frances tumbuh menjadi roker busuk yang suka menghancurkan diri sendiri dan menyedihkan seperti aku sekarang,” tulisnya.

Percobaan bunuh diri sebelumnya juga sempat dilakukan oleh Curt Cobain pada Maret 1994 lalu. Saat itu, istri Cobain, Courtney Love menemukan sang suami overdosis lantaran menenggak obat penenang berjenis Rohypnol yang juga dicampurkan dengan minuman sampanye.

Kurt Cobain pun kemudian dilarikan ke rumah sakit dan diperbolehkan keluar setelah lima hari menjalani pengobatan. Lalu, pada 30 April, Cobain dimasukkan ke panti rehabilitasi terkait mengonsumsi obat terlarang tersebut.

Satu hari menjalani masa rehabilitasi, Cobain melarikan diri setelah meminta izin untuk merokok. Enam hari kemudian, Cobain pun ditemukan oleh seorang petugas listrik dalam keadaan meninggal dunia.

Enam hari setelah Cobain ditemukan tak bernyawa, intelejen melaporkan pada Seattle Post terkait pemeriksaan medis jenazah Cobain. Berdasarkan tes toksikologis, ditemukan kandungan morfin dalam aliran darah Cobain sebesar 1,52 miligram dan juga valium yang terdapat di aliran darahnya.

Kurt Cobain

Senyawa morfin dengan jumlah tersebut pun dikategorikan sebagai dosis tinggi. Jumlah yang tinggi itu pun bisa disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya bisa jadi dari Cobain yang sudah terbiasa dengan obat tersebut.

Baca juga: Unggah Ayat Alkitab, Manohara Pindah Agama?

Sementara itu, pasca meninggalnya Cobain, sang istri, Courney Love menyebutkan bahwa overdosis yang sempat dialami Cobain pada Maret lalu merupakan upaya bunuh diri. Kepada Rolling Stone, Love mengatakan jika sang suami menenggak sekira 50 pil morfin untuk percobaan menghabisi nyawanya.

Selain itu, dalam wawancara dengan MTV, Courtney Love menceritakan pengakuan sang suami sebelum meninggal dunia. Kepada Love, Cobain mengatakan benci terhadap Nirvana dan tak bisa lagi bergabung dengan grup musik yang membesarkan namanya itu. Cobain pun mengatakan hanya ingin bekerja bersama Michael Stipe vokalis band R.E.M.

Kasus bunuh diri sendiri bukanlah yang pertama di keluarga Cobain. Menurut salah satu sepupu Cobain, Baverly yang berprofesi sebagai perawat, sebelumnya dua paman mereka meninggal dunia dengan cara yang sama.

Baverly juga mengungkapkan kondisi psikologis Cobain yang sebenarnya. Menurutnya, gangguan bipolar Cobain dan ketergantungannya terhadap narkotika, menjadi faktor pendorong ayah satu putri itu untuk menyudahi hidupnya.

1
3
BERITA FOTO
+ 3

Putri Kurt Cobain Hadiri Metropolitan Museum of Art Costume Institute

Putri musisi Kurt Cobain, Frances Bean Cobain menghadiri acara Metropolitan Museum of Art Costume Institute di New York, Amerika Serikat, Senin (1/5/2017) waktu setempat. (REUTERS/Lucas Jackson)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini