nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Film Indonesia Rekomendasi Sepanjang Oktober

Ady Prawira Riandi, Jurnalis · Rabu 02 Oktober 2019 18:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 02 206 2112087 5-film-indonesia-rekomendasi-sepanjang-oktober-ymIqOwWQVy.jpg Perempuan Tanah Jahanam. (Foto: Rapi Films)

JAKARTA - Oktober akan menjadi debut bagi sederet film Indonesia di bioskop. Sebagai alternatif, para sineas Tanah Air ini mencoba menyajikan beragam genre, dari biopik hingga horor. Okezone telah merangkum lima film Indonesia yang akan memanjakan Anda sepanjang Oktober 2019.

BEBAS

Bebas merupakan karya terbaru dari duet sutradara Mira Lesmana dan Riri Riza. Keduanya memang dikenal lewat sederet karya ciamik, seperti Petualangan Sherina, Laskar Pelangi, Ada Apa dengan Cinta, hingga Kulari ke Pantai.

Film Bebas akan tayang perdana pada 3 Oktober 2019.

Film ini diadaptasi dari film populer Korea Selatan, Sunny yang membawa Kang Sora memenangkan Most Popular Actress di ajang Baeksang Arts Awards pada 2012. Dengan deretan aktor mumpuni, Bebas akan menawarkan nostalgia era ‘90-an.

Bebas dijadwalkan mulai tayang di bioskop pada 3 Oktober 2019.

Baca juga: Demi Syuting Film Bebas, Sheryl Sheinafia Rela Cedera Lutut 3 Bulan 

CINTA ITU BUTA

Cinta Itu Buta akan tayang perdana pada 10 Oktober 2019.

Apa jadinya jika komika lucu Dodit Mulyanto dipasangkan dengan aktris cantik sekelas Shandy Aulia? Jawabannya hanya akan tersaji dalam film Cinta Itu Buta.

Film ini menghadirkan premis sederhana di mana seorang pria dengan tampang pas-pasan bisa mendapatkan perempuan cantik yang kehilangan penglihatannya. Seperti Bebas, film Cinta Itu Butajuga merupakan sebuah karya adaptasi dari film Filipina, Kita Kita.

Cinta Itu Buta akan memulai debutnya pada 10 Oktober 2019.

PEREMPUAN TANAH JAHANAM

Bersiaplah menyambut karya horor terbaru Joko Anwar. Setelah sukses dengan Pengabdi Setan, film Perempuan Tanah Jahanam akan menjadi pembuktian bagi Joko sebagai sutradara andal di Indonesia.

Dalam film ini, Joko kembali berkolaborasi dengan Tara Basro sebagai bintang utama. Ia akan beradu akting dengan Marissa Anita, Ario Bayu, dan Asmara Abigail.

Perempuan Tanah Jahanam akan menjadi proyek terbaru Joko Anwar di genre horor.

Perempuan Tanah Jahanam juga akan menjadi debut horor bagi aktris senior, Christine Hakim. Ini terbilang menarik karena selama 46 tahun berkarya di industri film Tanah Air, dia tak pernah mau mengambil proyek film horor.

Perempuan Tanah Jahanam akan tayang di bioskop pada 17 Oktober 2019.

SUSI SUSANTI: LOVE ALL

Film biopik garapan sutradara Sim F. ini akan mengangkat kisah inspiratif dari legenda bulu tangkis Indonesia, Susi Susanti. Perjuangan awal Susi hingga bisa mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional menjadi motor utama ceritanya.

Susi Susanti Love All akan mengisahkan perjalanan panjang legenda bulu tangkis nasional di tingkat internasional.

Selain itu, film ini juga akan mengangkat tema nasionalisme dari seorang pahlawan seperti Susi Susanti. Selama perjalanan kariernya, Susi ternyata kerap mendapatkan ketidakadilan di negerinya sendiri. Meski demikian, rasa cinta Susi terhadap Merah Putih tak pernah luntur.

Dengan Laura Basuki dan Dion Wiyoko sebagai aktor utama, Susi Susanti: Love All akan hadir di bioskop pada 24 Oktober 2019.

LOVE FOR SALE 2

Film Love For Sale 2 akan menutup ramainya film-film menarik Indonesia di bulan Oktober. Kisah cinta Arini (Della Dartyan) akan kembali berlanjut di sekuel ini.

Love for Sale 2 akan melanjutkan petualangan cinta Arini.

Kali ini, Arini dipesan oleh Ican (Adipati Dolken) untuk menaklukkan hati ibunya, Rosmiati (Ratna Riantiarno). Arini pun masuk dalam keluarga Ican dengan menjadi sosok menantu idaman.

Namun, apakah Arini akan bertahan? Atau, dia akan kembali meninggalkan pria yang dimabuk asmara oleh kemampuannya? Semuanya akan terjawab pada 30 Oktober 2019.*

Baca juga: Jadi Pengacara, Gilbert Marciano Kangen Dunia Hiburan

1
5
BERITA FOTO
+ 5

Mira Lesmana Bicara Digital Platform Video on Demand untuk Film Indonesia

Produser film Mira Lesmana menyambut baik pertumbuhan digital platform video on demand di Indonesia.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini