nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jadi Korban Pungli, Wali Care Tak Akan Tuntut Rumah Sakit di Serang

Rena Pangesti, Jurnalis · Senin 31 Desember 2018 05:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 31 33 1997920 jadi-korban-pungli-wali-care-tak-akan-tuntut-rumah-sakit-di-serang-UslH8Pgcfo.jpg Aa Jimmy. (Foto: Instagram/@argojimmygo)

SERANG – Kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang diduga melibatkan oknum Rumah Sakit dr. Drajat Prawiranegara, Serang, tengah diselidiki kepolisian. Kasus bermula ketika ada oknum rumah sakit membanderol setiap jenazah keluarga Aa Jimmy dan istri Ade Jigo yang akan diambil oleh tim Wali Care.

Andy Kristianto, Sekretaris Jenderal Wali Care mengatakan, pihaknya harus menggelontorkan dana sebesar total Rp14,5 juta untuk biaya pembersihan jenazah, aplikasi formalin, hingga pembelian satu buah peti mati.

Aa Jimmy

Baca juga: Aa Gym Bersedia Jadi Orangtua Asuh Bagi Putri Aa Jimmy Jigo

“Ada total lima jenazah yang diambil: Aa Jimmy, Hati Nur Illah (istri Aa Jimmy), Julia Resnania (manajer Grup Jigo), dan Meyuza (istri Ade Jigo). Masing-masing jenazah ditebus sebesar Rp2,3 juta,” ujar Andy saat dihubungi Okezone.

Sementara untuk anak kedua Aa Jimmy, Naisya Rafani Aradhia, dibanderol sebesar Rp4,5 juta. Alasannya, karena dibutuhkan peti mati untuk menyimpan jasad Naisya yang mulai rusak.

Awalnya, pihak Wali Care tak mengetahui jika biaya yang ditagihkan oknum rumah sakit kepada mereka merupakan pungutan liar. Setelah banyak berita beredar, Andy beserta timnya baru mengetahui kasus tersebut.

Hingga akhirnya kasus tersebut masuk ke ranah hukum, Andy menambahkan, pihaknya telah menyerahkan kuitansi pembayaran kepada pihak kepolisian sebagai bukti. Kini, dirinya tengah menunggu langkah hukum apa yang akan dilakukan pihak kepolisian guna memberikan teguran keras kepada oknum tersebut.

Hanya saja, pihak Wali Care sepakat jika ke depannya tidak akan ada tuntutan kepada pihak Rumah Sakit terkait kasus tersebut. Keputusannya, hanya menunggu iktikad baik. Entah itu permohonan maaf atau pengembalian dana.

“Enggak bakal nuntut mereka (rumah sakit), kami yang damai saja. Tapi sejauh ini, belum ada pihak rumah sakit yang menghubungi Wali Care atau keluarga untuk minta maaf,” kata Andy.

Andy menambahkan, “Kalau misalnya ada penggantian uang ya kami alhamdulillah. Karena memang sudah diniatkan uang itu akan diserahkan kepada korban bencana.”

Aa Jimmy

Baca juga: 'Curi' Logo Ikonik Nirvana, Marc Jacobs Hadapi Tuntutan Hukum

Atas kasus pungutan liar tersebut, Faank, vokalis band Wali sangat menyayangkannya. Bagaimana tidak, di tengah bencana yang melanda masih saja ada orang jahat yang tega memanfaatkan kesempatan tersebut demi keuntungan pribadi.

“Mas Faank sama personel Wali yang lain merasa miris dan sedih. Mereka enggak habis pikir kok ada ya orang yang tega melakukan hal itu. Semoga saja kasusnya bisa cepat diusut. Berpikiran positif saja polisi bisa mengerjakan tugasnya dengan baik,” pungkas Andy.* (Sis)

(aln)

BERITA FOTO
+ 4

3 Hal yang Menyelamatkan Ifan Seventeen dalam Bencana Tsunami

Ifan Seventeen berfoto bersama dengan yang menolongya selama bencana tsunami.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini