Buktikan Peduli Lingkungan, Tasya Kamila Rela Menabung Sampah

Alan Pamungkas, Jurnalis · Rabu 26 Desember 2018 02:30 WIB
https: img.okezone.com content 2018 12 25 33 1995884 buktikan-peduli-lingkungan-tasya-kamila-rela-menabung-sampah-GZCkE8LTfu.jpg Tasya dan Randi (Foto: Instagram)

JAKARTA - Didaulat menjadi Duta Lingkungan dari KLHK RI, artis Tasya Kamila menyadari jika timbunan sampah terus meningkat setiap tahunnya. Untuk mengurangi laju pertambahan timbunan sampah, Tasya menyarankan masyarakat untuk sadar lingkungan dengan mendaur ulang sampah.

Diakuinya, setiap hariĀ Tasya memerhatikan pemilahan sampah rumah tangganya. Di sela kegiatannya yang padat, Tasya memiliki tabung komposter pribadi atau alat yang digunakan untuk membuat pupuk dari sampah sisa makanan.

Baca Juga: Istrinya Ditemukan Tak Bernyawa, Ifan Seventeen: How Can I Live without You

Baca Juga: Alat Musik Seventeen Ditemukan, Ifan Janji Jaga Bass Kesayangan Bani

Tasya Kamila Santai Menjalani Masa Kehamilannya

ā€œSalah satu komitmen aku terhadap lingkungan adalah perhatian terhadap sampah. Aku sudah mulai mengolah sampah menjadi pupuk kompos. Di rumah aku nabung sampah. Aku pisahkan sampah basah yang bisa terurai alami seperti sisa makanan, kulit buah, dan daun-daunan. Setelah dimasukkan ke tabung komposter, disemprot dengan bioaktivator (pengurai) lalu tunggu 3-5 hari. Pupuk cair sudah bisa dipakai,ā€ kata Tasya Kamila belum lama ini.

Selain itu, Tasya menghimbau generasi milenial untukĀ lebih siap sadar lingkungan. Perempuan 26 tahun tersebut mengingatkan bahaya penggunaan kantong plastik yang butuh waktu lama untuk terurai. Tasya sangat prihatin dengan banyaknya sampah plastik yang dibuang di laut, sungai, dan ekosistem lain sehingga dapat menyebabkan binatang mati/punah.

"Ibaratnya mungkin cuma satu bungkus permen saja yang kita buang sembarangan. Seandainya ada satu juta orang melakukan hal yang sama, timbunan sampah jadi banyak sekali. Itu baru satu plastik kecil, bagaimana dengan sampah yang lain. Sudah saatnya kita kurangi plastik. Mulailah membawa botol minum dan tas belanja dari rumah dan juga gunakan produk daur ulang lainnya. Pokoknya kita harus memaksimalkanĀ Reduce, ReuseĀ danĀ Recycle,ā€ ucapnya.

Selain mengumpulkan sampah, Tasya Kamila juga berkontribusiĀ menjaga kelestarian lingkungan dengan keterlibatannya dalam program penanaman pohon dalam rangkaian besar programĀ DTFL.

Sejak DTFL memulai program penanaman pohon trembesi di tahun 2010, hingga saat ini DTFL telah berhasil menanam 2.220 KM trembesi dan berpotensi untuk menyerap 28,5 juta ton CO2Ā per tahun per pohon. Sementara itu lebih dari 700.000 bibit mangrove di tanam di pantai utara Jawa Tengah, dan konservasi Lereng Muria pun terus dilakukan

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini