Hari Ini, Hakim Bacakan Putusan Sela Kasus Narkoba Reza Bukan

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Rabu 28 November 2018 15:13 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 28 33 1984032 hari-ini-hakim-bacakan-putusan-sela-kasus-narkoba-reza-bukan-8CnJ6MtNYL.jpg Foto: Dok Okezone

JAKARTA - Sidang lanjutan kasus narkoba Reza Bukan kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (28/11/2018). Majelis Hakim akan membacakan putusan sela terhadap perkara Reza dalam sidang hari ini.

Reza Bukan sendiri baru saja tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Seperti biasa, Reza datang bersama rombongan tahanan lain menumpang bus Kejaksaan Negeri Jakarta Barat. Setibanya di lokasi, Reza Bukan yang dikawal petugas tidak bisa berkomentar banyak. Dia hanya meminta doa agar sidang hari ini berjalan lancar.

"Doain semoga eksepsinya diterima," ujarnya sambil berlalu.

(Baca juga: Dipenjara, Berat Badan Reza Bukan Turun)

Sebelumnya diberitakan, Reza Bukan membantah kepemilikan sabu yang ditemukan petugas Satnarkoba Polres Metro Jakarta Barat saat menggeledah kediamannya. Dia malah menuding petugas sengaja meletakkan barang bukti tersebut saat proses penggeledahan.

Sementara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), keberatan Reza Bukan dinilai terlalu subjektif. Menurut JPU, Reza seharusnya menyampaikan hal tersebut sejak awal penyusunan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

(Baca juga: Perjalanan Hijrah Umi Pipik, Mulai dari Model Seksi Hingga Bercadar)

Kini, tiba saatnya Majelis Hakim menentukan kelanjutan proses hukum yang menjerat Reza Bukan. Andai dakwaan JPU memang tidak terbukti, Reza bisa dinyatakan bebas dari hukum.

Reza Bukan terseret kasus narkoba usai ditangkap di rumahnya di Perumahan Casa Jardin, Kedaung, Kali Angke, Cengkareng, Jakarta Barat, 30 Juni 2018. Sebelum ditangkap di rumahnya, polisi sudah lebih dulu membuntuti Reza dari tempat kerjanya di salah satu stasiun televisi.

Dari hasil penangkapan, polisi menemukan tiga paket sabu dari tangan Reza Bukan, yakni satu paket seberat 0,19 gram beserta dua paket lainnya dengan berat 0,39 gram. Atas perbuatannya, dia didakwa melanggar Pasal 112 ayat (1) subsider Pasal 127 ayat (1) huruf a UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara 4 hingga 15 tahun.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini