Lewat Gambar, Komikus Indonesia Berikan Tribute untuk Stan Lee

Agregasi VOA, Jurnalis · Kamis 15 November 2018 09:02 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 15 33 1978057 lewat-gambar-komikus-indonesia-berikan-tribute-untuk-stan-lee-GdZQUyn1V3.jpg Stan Lee (Foto: Reuters)

LOS ANGELES - Kepergian Stan Lee untuk selama-lamanya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya untuk Hollywood, tapi juga dunia. Banyak orang merasa kehilangan dengan perginya Stan.

Baca Juga: Mengenal Stan Lee, Kreator Spider-Man yang Meninggal di Usia 95 Tahun

Selamat puluhan tahun, karya Stan sangat dicintai oleh banyak orang. Tak hanya dicintai, karya-karyanya juga menginspirasi berbagai pihak, termasuk komikus Indonesia. Karena itu, kabar meninggalnya Stan pun menjadi duka komikus Tanah Air.

Melansir VOA Indonesia, Kamis (15/11/2018), setelah mendengar kabar meninggalnya Stan Lee, komikus Mike Kusika langsung menggarap komik sebagai tanda penghargaan untuk mengenang Stan Lee, sekaligus seniman komik, Jack Kirby, yang juga telah tiada.

Bersama Stan Lee, Jack Kirby menciptakan karakter-karakter terkenal antara lain Fantastic Four, X-Men, Thor, dan Doctor Doom.

Tribute untuk Stan Lee

Komik daring yang diunggah lewat akun @mikekusika di Instagram sebanyak dua lembar ini menggambarkan Stan Lee dan Jack Kirby yang akhirnya bisa bertemu kembali di dunia lain.

“Kalau saya sih karena saya fans Stan Lee dan Jack Kirby juga, jadi saya membuat ceritanya ada Jack Kirbynya, karena karakter-karakter Marvel sebenarnya diciptakan Stan Lee bersama beberapa penulis dan artis juga, salah satunya yang paling besar influence-nya adalah goresan-goresan Jack Kirby,” ujar Mike Kusika saat dihubungi oleh VOA Indonesia.

Menurut Mike, Stan Lee adalah penulis yang genius.

“Karakter superhero di Marvel Universe itu rata-rata sangat membumi, manusia biasa yang punya kelemahan, kadang berbuat salah. Tapi itu yang menarik. Melihat bagaimana perjuangan karakter-karakter itu unleashed the hero within,” tambahnya.

Komikus sekaligus line artist Alti Firmansyah yang banyak terlibat dalam penggarapan komik-komik Marvel seperti “X-Men ’92,” “The Unbelievable Gwenpool,” “Thor VS Hulk,” dan serial komik “Marvel Rising," mengaku sedih mendengar kabar meninggalnya Stan Lee.

Tribute untuk Stan Lee

Melalui akun Instagramnya @altifirmansyah, ia menggambar sosok Stan Lee dengan pose andalan seperti Spiderman.

"Selama ini aku terlalu fokus pengen masukin unsur lokal aja di dalam komik-komik Marvelku. Jadi aku enggak pernah bikin kameo almarhum and I feel terribly bad about it," kata Alti yang pernah menggambar peta Indonesia di badan Deadpool untuk salah satu komik dimana ia ikut terlibat dalam penggarapannya.

Bagi Alti, dunia komik tidak akan seperti sekarang tanpa adanya seorang Stan Lee.

"Enggak bakal tercipta dunia komik sedemikian luas dan kompleks. Lengkap dengan jalan cerita dan variasi karkater-karakternya yang mana sampai detik ini bisa memicu para artist untuk terus berkreasi, mengembangkan ide dan meneruskan keajaiban dan dinamisnya dunia yang telah diciptakan Stan Lee," lanjutnya.

Stan Lee

Lewat Twitter, aktor Hugh Jackman yang memerankan tokoh Wolverine mengunggah fotonya bersama Stan Lee.

“Kami telah kehilangan sosok genius yang kreatif. Stan Lee adalah perintis dunia superhero. Saya bangga bisa menjadi bagian kecil dari warisannya dan bisa membantu memerankan salah satu karakter ciptaannya,” cuitnya.

Saat mendapat berita mengenai meninggalnya Stan Lee, komikus Iskandar Salim langsung berniat untuk membuat tribute art, mengingat kreasi Stan Lee sudah menjadi bagian dari kehidupannya. Karya seni tersebut ia unggah lewat akun miliknya di Instagram @komikfaktap.

Tribute untuk Stan Lee

"Saya menggambarkan seorang anak laki-laki memakai topeng Spider-Man dengan pose khasnya. Di belakangnya adalah Stan Lee dengan gaya menembakkan jaring laba-laba. Selain nostalgia, juga seolah-olah ingin mengatakan, "never stop playing and having fun", berapa pun usia kita," jelas Iskandar saat menggambarkan hasil kreasinya kepada VOA Indonesia.

Iskandar mengaku bahwa Spider-Man adalah idolanya karena penampilannya yang unik dan berbeda.

Baca Juga: Gara-Gara Sisca Dewi, Irjen Pol BS Turun Jabatan dan Dimutasi

"Saya ingat bagaimana saya bergaya Spider-Man memanjat tembok koridor rumah dengan gaya kayang, di bawahnya ada kasur untuk menahan jatuh. Juga menaiki atap rumah membayangkan diri sebagai seorang superhero, sampai saya diadukan kenalan orang tua," lanjut pecinta karakter Spider-Man ini.

(LID)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini