Sibuk, Arumi Bachsin Tidak Sempat Balas Pesan Terakhir Sang Ayah

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Jum'at 26 Oktober 2018 17:18 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 26 33 1969415 sibuk-arumi-bachsin-tidak-sempat-balas-pesan-terakhir-sang-ayah-QPwastOPG2.jpg Arumi Bacsin dan Suami (Foto: Sarah/Okezone)

JAKARTA - Sebelum meninggal dunia, Arumi Bachsin menyebutkan bahwa dirinya tidak sempat membalas pesan singkat yang dikirimkan sang ayah, yakni Aries Aliruddin Bachsin. Hal tersebut dikarenakan jadwal kegiatannya saat itu sedang padat.

Pesan singkat yang dikirimkan oleh mendiang Aries Aliruddin Bachsin mengirimkan pada saat itu berisikan pertanyaan mengenai kabar dari wanita 24 tahun dan juga kedua buah hatinya.

"Terakhir WhatsApp-an itu papa nanya 'Mi, apa kabar, baik ya'. Dia memang suka kebiasannya kayak gitu," ujar Arumi Bachsin saat ditemui di TPU Kebon Nanas, Jakarta Timur, Jumat (26/10/2018).

"'Anak-anak sehat ya, Mi sehat ya', 'Alhamdulilah baik pa, sehat alhamdulillah'. Terus dia nanya lagi 'Anak-anak gimana sehat?', cuma saya belum sempat balas sehat, soalnya ya dengan kesibukan," ungkapnya.

Arumi Bachsin

Baca Juga: Ayahanda Meninggal, Adik Arumi Bachsin Sambut Pelayat yang Berdatangan

Dikarenakan kini Arumi Bachsin tinggal di Surabaya karena harus mengikuti suaminya, Emil Dardak yang menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur, ia menjadi jarang bertemu dengan sang ayah. Sehingga, ia lebih banyak berkomunikasi melalui sambungan telefon.

"Karena saya tinggal di Surabaya jadi agak lama dan enggak terlalu lama sih. jadi kurang pas lebaran kemarin dan setelahnya juga masih ketemu," papar ibu dua anak tersebut.

"Ya hampir sebulan yang lalu, karena saya domisilinya di Surabaya dan Trenggalek. jadi komunikasinya via handphone," tutup Arumi Bachsin.

Arumi Bachsin

Baca Juga: Tangis Haru Arumi Bachsin dan Keluarga di Pemakaman sang Ayah

(edi)

BERITA FOTO
+ 7

Suami Arumi Bachsin Lapor Harta Kekayaan

Arumi Bachsin (kedua kanan) bersama suaminya, Emil Elestianto Dardak (kanan) serta Muhammad Nur Arifin (kiri) dan istrinya, Novita Hardiny (kedua kiri), usai menyerahkan Laporan Hasil Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) ke Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Senin (3/8/2015). Emil bersama Muhammad Nur Arifin mendaftarkan diri untuk menjadi calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada Trenggalek tahun ini.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini