nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cara Happy Salma untuk Bangkitkan Minat Seni Teater

Maulida Putri Hasanah, Jurnalis · Jum'at 19 Oktober 2018 23:04 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 10 19 206 1966471 cara-happy-salma-untuk-bangkitkan-minat-seni-teater-XB0ZoXyAw3.jpg Happy Salma (Foto: Okezone)

JAKARTA – Sebagai bentuk konsistensi mendukung perkembangan seni teater Indonesia, Titimangsa Foundation mempersembahkan seni teater berjudul Sumur Tanpa Dasar karya Arifin C. Noer. Diperankan langsung oleh para pemain yang berasal dari kelas akting Titimangsa, pertunjukkan ini mampu memukau para penonton yang melihat.

Sebagai Founder Titimangsa Foundation serta produser pementasan teater Sumur Tanpa Dasar, Happy Salma merasa pementasan ini mampu menjadi wadah pembuktian kemampuan berakting dari peserta Titimangsa yang telah berlatih serius sejak awal kelas ini dibuka, sekaligus mempersiapkan insan teater yang berkualitas.

Baca Juga: Unggah Foto 'Boyfriend Goals', Prilly Latuconsina Diserbu Netizen

Baca Juga:  Shinta Bachir Bongkar Alasan Mau Jadi Istri Simpanan

Sumur Tanpa Dasar

Selama tiga bulan, Titimangsa menggembleng peserta untuk berlatih secara serius dengan menggunakan metode pengajaran Stanislavski. Para peserta mendapatkan materi pembekalan berupa teknik akting, olah tubuh, seni mengekspresikan diri dan juga konsentrasi.

“Saya sangat antusias dan bersemangat dapat mempersembahkan satu lagi pentas teater, menariknya adalah bahwa pentas ini merupakan hasil dari kelas akting Titimangsa yang notabene pesertanya bukanlah pekerja teater, sehingga menjadi tantangan tersendiri. Berlatar belakang berbagai profesi, tetapi seluruh peserta terlihat sangat mencintai dunia teater dan ingin belajar dan terlibat pada seni teater,” tutur Happy Salma, usai pementasan teater Sumur Tanpa Dasar di TIM, Jakarta Pusat.

“Dan saya kagum dengan semangat seluruh peserta yang mau belajar secara total meskipun belajar teater itu tidak mudah, namun mereka terlihat enjoy sehingga setiap proses latihan tidak ada kendala sama sekali. Pentas Sumur Tanpa Dasar ini tentunya menjadi ajang pembuktian kemampuan berteater dari seluruh peserta kelas teater Titimangsa yang harapannya dapat menelurkan insan teater berkualitas dan semakin menggerakkan seni teater di Indonesia,” ucap Happy menambahkan.

Secara lebih dekat, teater Sumur Tanpa Dasar menceritakan tokoh utama bernama Jumena Martawangsa, seorang pengusaha pabrik yang berhasil menimbun kekayaan dan uang menjadi hiburan satu-satu di akhir kehidupannya. Di samping berhasil menimbun harta, ia pun berhasil mempersunting gadis muda yang cantik bernama Euis, yang bila di lihat dari kacamata matrealisme, pastilah hidupnya bahagia.

Namun kenyataan menunjukkan lain, Jumena harus mengalami kekosongan dan menyadari bahwa semua hartanya hanya untaian. Tampaknya kehadiran pementasan teater ini mampu mendulang kesuksesan, dengan harapan kedepannya bisa terus melanjutkan karya-karya dari penulis naskah, teaterawan serta sutradara teater lainnya.

(aln)

BERITA FOTO
+ 3

Pementasan Produksi Ke-153, Teater Koma Singgung Maraknya Budaya Korupsi

Salah satu adegan pada pementasan Teater Koma berjudul Gemintang yang disutradarai oleh N. Riantiarno di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Kamis (28/6/2018). Pementasan produksi ke 153 berdasar naskah karya Nano Riantiarno ini berisi adegan futuristik yang menyisipkan pesan tentang masih maraknya budaya korupsi, serta upaya generasi muda mencoba berontak dan melepaskan diri dari kebobrokan generasi sebelumnya.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini