Terbiasa Mandiri, Adipati Dolken Tak Kesulitan Perankan Jay di Tiga Dara 2

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Senin 15 Oktober 2018 12:03 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 15 206 1964144 terbiasa-mandiri-adipati-dolken-tak-kesulitan-perankan-jay-di-tiga-dara-2-FgnpvjtUjd.jpg Foto: Vania/Okezone

JAKARTA - Film arahan rumah produksi MNC Pictures, Tiga Dara 2, akan segera tayang di bioskop mulai 25 Oktober 2018. Berbeda dengan sebelumnya, film karya sutradara Monty Tiwa ini akan lebih menceritakan mengenai peran istri yang dilakukan oleh sang suami, seperti mengurus rumah tangga, mulai dari mencuci, mengepel, hingga mengurus anak.

Memerankan tokoh Jay, aktor Adipati Dolken mengaku tak kesulitan kala harus berperan sebagai bapak rumah tangga. Pasalnya, ia mengaku sudah biasa mengurus rumah sendiri, lantaran sejak SMA dirinya memang sudah merantau dan memilih untuk tidak tinggal bersama orangtua.

"Kalau gue pribadi sudah biasa, karena gue lebih sering tinggal sendiri enggak sama keluarga," ungkap Adipati Dolken yang ditemui di Green Pramuka, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

(Baca juga: Soal Target Jumlah Penonton 3 Dara 2, Ini Kata Adipati Dolken)

"Jadi gue dari lulus SMA gue sudah tinggal sendiri, gue ngontrak sendiri, ngurus rumah sendiri. Memang kebiasaan kayak nyuci baju, ngepel, beres-beres rumah," sambungnya.

Satu hal yang dirasa sebagai hal yang sulit bagi kekasih Vanesha Prescila tersebut adalah mengasuh anak. Meski dirinya mengaku memiliki binatang peliharaan yang harus dirawat dan diberi makan, tetap saja mengurus anak dalam perannya kali ini dirasa sebagai suatu hal yang cukup sulit.

"Gue ada peliharaan di rumah, gue sudah kayak punya anak duluan. Gue harus ngasih makan piaraan gue, harus beresin kamar sendiri, ya belajar dari situ sih. Paling tantangannya lebih kayak punya anaknya saja sih," paparnya.

(Baca juga: Adipati Dolken Ungkap Kesulitan Perankan Tokoh Jay di 3 Dara 2)

Baginya, seorang laki-laki yang hidup dimasa kini, mau untuk menjadi bapak rumah tangga merupakan sebuah penurunan ego. Namun, ia menegaskan bahwa suami dan istri haruslah bisa bekerja sama dengan baik untuk bisa mengurus rumah tangga, terlebih jika kelak sudah memiliki momongan.

"Ya ibaratnya laki-laki harus nurunin ego, ngepel rumah, nyapu, cuci baju, harus ngasih makan anak. Sebenarnya itu enggak jadi masalah. Bisa jadi buat zaman sekarang kayak nurunin ego, tapi memang kerja samanya harus begitu kan?," tegasnya.

"Kadang-kadangkan ada tumpang tindih di dalam keluarga. Kadang istrinya cuma di rumah saja enggak ngapa-ngapain, suaminya yang kerja. Tapi di film ini bisa mengingatkan kita kalau memang, kalau dibalik kehidupannya bakal seperi apa sih. Jadi kita bisa ngasih wawasan kayak enggak harus laki-laki yang kerja kok. Kalau perempuan ada kerjaan juga kenapa enggak. Tapi laki-laki bisa enggak ngurus rumah? Gitu sih," tukasnya

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini