nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Captain America Kritik Kanye West karena Tak Paham Amandemen Anti Perbudakan

Maulida Putri Hasanah, Jurnalis · Selasa 02 Oktober 2018 12:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 10 02 33 1958486 captain-america-kritik-kanye-west-karena-tak-paham-amandemen-anti-perbudakan-dkmHlUtd2g.jpg Foto: Istimewa

LOS ANGELES – Pemeran Captain America, Chris Evans ikut angkat bicara perihal komentar yang diberikan Kanye West. Beberapa waktu lalu, Kanye menyuarakan dukungannya untuk menghapus Amandemen ke-13 mengenai penghapusan perbudakan di Amerika Serikat yang membuat Chris Evans ikut geram.

Menurut Chris, seseorang yang berbicara mengenai politik atau permasalahan hukum perlu mengetahui asal usulnya terlebih dahulu, agar mampu menyuarakan kebenaran. Hal ini ia utarakan melalui akun Twitter miliknya.

“Tidak ada yang lebih menjengkelkan daripada berdebat dengan seseorang yang tidak tahu sejarah, tidak membaca buku, dan membingkai miopia mereka sebagai kebaikan. Tingkat dugaan tak terduga yang saya temui akhir-akhir ini bukan hanya membuat frustrasi tapi juga sebuah kemunduran, belum pernah terjadi sebelumnya, dan ini benar-benar menakutkan,” tutur Chris Evans dilansir dari laman Page Six.

(Baca juga: Komentar Perbudakan Viral, Kanye West Takut Dicerai Kim Kardashian)

Selama akhir pekan kemarin, Kanye West memberikan pernyataan melalui Twitter dengan menuliskan seruan untuk menyingkirkan amandemen ke-13. Dengan jelas, ia menyatakan harus menghapus perbudakan.

(Baca juga: Bicara soal Perbudakan Dikritik Netizen, Ini Jawaban Kanye West)

“Ini mewakili kebaikan dan Amerika menjadi utuh lagi,” tulis Kanye. “Kami tidak akan lagi melakukan outsourcing ke negara lain. Kami akan membangun pabrik di Amerika dan menciptakan lapangan kerja. Kami akan menyediakan pekerjaan bagi semua secara bebas baik yang di penjara, karena kami ingin menghapuskan amandemen ke-13. Pesan ini dikirim dengan cinta,” tambahnya.

Sementara itu, setelah dirinya menyatakan hal kontroversial itu, Kanye lantas berusaha untuk mengklarifikasi pernyataannya.

“Amandemen ke-13 adalah perbudakan yang menyamar, yang berarti tidak pernah berakhir. Kami adalah solusi terbaik untuk menyembuhkan,” tulis rapper itu. Ia pun menambahkan, ”Tidak menghapuskan tetapi, mari kita amandemen ke-13. Kami menerapkan pendapat semua orang ke platform kami,” tutup Kanye.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini