Setelah Lyra Virna, Pemilik Biro Umrah Ngaku Jadi Korban Vicky Prasetyo

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Senin 01 Oktober 2018 19:05 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 01 33 1958212 setelah-lyra-virna-pemilik-biro-umrah-ngaku-jadi-korban-vicky-prasetyo-liNaDLlI97.jpg Vicky Prasetyo (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Pemilik biro umrah ADA Tour, Lasty Annisa ternyata juga sedang menghadapi masalah dengan Vicky Prasetyo. Ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (1/10/2018), Lasty mengaku jadi korban penipuan Vicky.

"Jadi awalnya itu dia ngajak kerjasama, nah terus sudah sepakat lah nilainya," ujar dia.

Bentuk kerjasama yang ditawarkan Vicky sendiri berupa promosi berbayar untuk biro umrah milik Lasty Annisa. Menurut keterangan Lasty, Vicky meminta sejumlah uang dengan iming-iming biro umrah miliknya akan dipromosikan di televisi tempat dia memandu acara.

"Dengan segala macam janjinya beliau, dia bilang nanti saya akan jadi host ini, saya akan pakai ikonnya travelnya mbak untuk pakai kaos sampai ke Rusia segala. Saya jadi host-nya Piala Dunia di Rusia, nanti saya akan promokan," papar Lasty lagi.

(Baca juga: Mata Berkaca-kaca, Vicky Prasetyo Resmi Talak Cerai Angel Lelga)

Lasty yang pada mulanya percaya dengan iming-iming Vicky Prasetyo, langsung memenuhi permintaan dia dengan mengirimkan sejumlah uang. Total, Lasty sudah menggelontorkan dana sekira Rp40 juta untuk Vicky.

Namun selama proses kerjasama terjalin, Lasty mulai mencium kejanggalan. Meski sudah menerima kiriman uang, Lasty tidak pernah melihat draf perjanjian kerjasama yang disiapkan Vicky.

(Baca juga: Vicky Prasetyo Kembali Tersangkut Masalah Hukum, Ada Apa?)

"Setiap saya ketemu, saya selalu minta draf perjanjiannya seperti apa. Karena nilai tidak sedikit, otomatis kan kita harus baca dulu drafnya. Tapi setiap ketemu, enggak pernah ada draft perjanjiannya. Tapi dia minta ditransfer terus, karena dia bilang nanti transfernya bertahap," jelasnya.

Berkaca pada kejanggalan itu, Lasty Annisa bersama tim kuasa hukumnya lantas mengirimkan somasi untuk Vicky Prasetyo per hari ini. Mewakili Lasty, Denny Lubis selaku kuasa hukum berharap Vicky bisa segera menunjukkan itikad baik.

"Kita berharap ini juga dikembalikan secara baik-baik. Namun apabila sampai batas waktu yang kita tentukan itu, yang bersangkutan tidak mengindahkan, atau tidak mempedulikan, ataupun seolah-olah tidak mengingat peristiwa hukum ini. Maka langkah yang akan diambil oleh klien kami adalah menempuh jalur hukum, baik pidana maupun perdata," tandas dia.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini