nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bandung Jadi Lokasi Pertama Audisi Rising Star Indonesia 2018

CDB Yudistira, Jurnalis · Minggu 23 September 2018 01:08 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 09 22 33 1954176 bandung-jadi-lokasi-pertama-audisi-rising-star-indonesia-2018-Nssgbc8ZXk.jpg Foto: CDB Yudistira/Okezone

BANDUNG - Setelah sukses menggelar Rising Star Indonesia musim pertama dan kedua, kini RCTI kembali menyelenggarakan reality show pencarian bakat (talent search) Rising Star Indonesia musim ke-3.

Kota Bandung, merupakan tempat pertama yang menjadi lokasi audisi. Ribuan peserta turut dalam audisi Rising Star Indonesia 2018 musim ke tiga yang digelar RCTI di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Jalan Tamansari, Kota Bandung, Sabtu (22/9/2018).

Produser Rising Star Indonesia RCTI Yanuar Sitorus mengatakan, Rising Star Indonesia 2018 merupakan acara realitas kompetisi menyanyi dan ajang pencarian bakat Indonesia yang mulai tampil di layar RCTI pada 28 Agustus 2014.

Acara ini diadaptasi dari kompetisi menyanyi yang diadakan di Amerika Serikat yang juga bertitel Rising Star. Format program ini adalah mengajak pemirsa untuk memilih kontestan melalui aplikasi. Rising Star Idonesia memenangkan Panasonic Gobel Awards untuk kategori Pencarian Bakat dan Reality Show terbaik pada 2015.

(Baca juga: Rising Star Indonesia: Ariel Sukses Hipnotis Penonton dengan Lagu Iris)

"Antusiasme peserta audisi Rising Star Indonesia luar biasa tinggi. Kemarin saja, saat kru datang untuk mempersiapkan tempat untuk audisi, sudah banyak yang datang mengantre, menginap di sini. Itu memberikan energi positif kepada kami untuk memberikan tampilan dan suguhan terbaik bagi masyarakat Indonesia. Mudah-mudahan audisi hari ini kami bisa memunculkan bintang baru di dunia musik Tanah Air," kata Yanuar ditemui Sabuga.

Perbedaan Rising Star Indonesia dengan acara pencarian bakat lainnya, ujar Yanuar, acara ini menerapkan aplikasi khusus yang dapat didownload. Lewat aplikasi itu, para pemirsa bisa berpartisipasi. Namun suara juri juga berperan dalam penentuan bintang yang bertahan dan tereliminasi.

(Baca juga: Jadi Jebolan Rising Star Indonesia, Nasib Anda Khalida Berubah Total)

"Salah satu juri atau expert yang terlibat dalam Rising Star Indonesia 2018 adalah Ariel Noah. Untuk expert lainnya belum bisa kami sebutkan. Yang pasti mereka benar-benar ahli di bidangnya, seperti vokal, aksi panggung, dan lain-lain," ujar dia.

Disinggung tentang jumlah peserta dari Bandung yang bakal dibawa ke babak selanjutnya, Yanuar menyatakan, Rising Star Indonesia tidak membatasi jumlah. Jika banyak peserta yang benar-benar berbakat dari Kota Bandung, sebanyak itulah peserta yang berhak ke babak selanjutnya.

"Dari segi usia, peserta dibatasi dari usia minimal 15 tahun. Pada Rising Star Indonesia season kedua, dari Bandung ada peserta yang secara umur sudah abah-abah. Hari ini ada juga peserta audisi yang usianya sudah abah-abah," ungkap Yanuar.

Sementara itu, Hengki Casliman, peserta audisi yang berprofesi sebagai satpam di bank milik Pemprov Jabar, mengaku, ikut audisi untuk mewujudkan impian sebagai penyanyi. Sejak SMP, Hengki telah berlatih mengolah vokalnya sebagai penyanyi. Bahkan Hengki telah menciptakan 10 lagu.

"Pada 2016, Rising Star musim kedua, saya ikut. Namun gagal, saat tampil Live Audition di Jakarta. Saya ditegur sama expert Judika bahwa saya tidak konsen. Memang, pikiran saya waktu itu, saya sedang memikirkan istri saya yang hamil besar di Bandung," kata Hengki.

Kali ini, Hengki menjajal nasibnya. Dia berharap bisa lolos dan tampil di televisi seperti yang diharapkan almarhumah sang istri. "Istri saya meninggal dunia setelah melahirkan anak kembar kami. Almarhum pernah bilang ingin melihat saya tampil di televisi. Itu motivasi saya ikut acara ini. Mudah-mudahan lolos," ujar pria yang memiliki empat anak ini.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini