nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Film- film Horor Pengaruhi Kesehatan Mental?

Revi C. Rantung, Jurnalis · Sabtu 15 September 2018 00:54 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 09 15 206 1950764 film-film-horor-pengaruhi-kesehatan-mental-aXNghwxtsr.jpg The Nun (Foto: Ist)

JAKARTA - Siapa sih yang tidak senang dengan film yang bergenre horor, terlebih dalam beberapa tahun terakhir beberapa film yang dirilis di Tanah Air bercerita tentang horor. Sineas-sineas memang begitu mengikuti trend film horor yang mulai dilirik publik.

Apalagi, film-film horor itu menyajikan konsep cerita yang menarik dan tentunya begitu berkesan bagi penonton.

Kendati begitu, adakah hubungan antara film horor dengan penyakit mental seseorang? Dimana dalam setiap adegan dalam film-film horor diidentik dengan orang-orang yang terkena sakit jiwa.

 

- Baca Juga: Jangan Coba-Coba! 5 Bahaya Terlalu Sering Menonton Film Horor

Ya seperti contoh pada film seperti 'The Exorcist' yang tenar pada 1973 silam, memberi kesan kepada publik bahwa penyakit mental adalah karena kesurupan setan.

Tidak hanya itu, karakter pada film-film yang bergenre horor juga diidentikan dengan karakter seseorang yang ‘gila’. Ya, ‘gila’ disini diwujudkan sebagai seorang yang jahat, dan sering kali juga bertopeng atau cacat.

Tetapi karakter itu diciptakan untuk meningkatkan keseraman karakter agar memuaskan mata penonton.

Lebih lanjut, film 'One Flew Over the Cuckoo's Nest' pada 1975 lalu dimana membuat rumah sakit jiwa terlihat sebagai penjara yang tidak peduli dengan hak atau kesejahteraan pasien. Sehingga menambah kengerian film itu.

 

Praktis, film-film ini ikut bertanggung jawab atas stigma penyakit mental yang terus berlanjut.

Lebih lanjut, pada saat yang sama, film-film banyak menggemakan soal takhayul dan stigma yang sudah berakar dalam berbagai budaya dan keyakinan, termasuk anggapan bahwa penyakit mental terkait dengan dunia lain atau supernatural.

(edh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini