nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ayah Meghan Markle Memohon 'Kesempatan Terakhir' pada Putrinya

Maulida Putri Hasanah, Jurnalis · Minggu 02 September 2018 18:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 08 31 33 1943993 ayah-meghan-markle-memohon-kesempatan-terakhir-pada-putrinya-M3stPJpyqO.jpg Meghan Markle (Foto: Naijja)

LOS ANGELES – Sepertinya Thomas Markle sudah siap untuk mengakhiri perseteruan keluarga yang sedang berlangsung dengan putrinya, Meghan Markle dan mertuanya. Thomas berharap untuk segera melakukan pertemuan pribadinya dengan putrinya.

Thomas memohon untuk "kesempatan terakhir" agar dapat menjadi bagian dari kehidupan Meghan dan Pangeran Harry setelah kejadian para bangsawan telah menghilangkan nomor teleponnya.

Menurut seorang teman menyebutkan, Thomas hanya bermaksud untuk meminta maaf kepada Duke dan Duchess of Sussex selama kunjungan AS yang mendatang.

"Dia bermaksud untuk meminta maaf kepada mereka berdua, bertatap muka, untuk beberapa hal yang dianggap buruk yang telah dia katakan dan lakukan," teman itu berbagi.

- Baca Juga: Ulang Tahun Meghan Markle Dianggap Spesial oleh Ratu Elizabeth II, Ini Alasannya!

"Lalu, lebih dari segalanya, dia ingin memeluk putrinya dan mengatakan betapa dia bangga padanya dan betapa dia mencintainya,” tambahnya.

Sekarang dia tidak memiliki cara untuk menghubungi putrinya, dia juga berharap bahwa seseorang akan menghubunginya.

"Dia berdoa baik Meghan atau Harry atau anggota staf mereka mengulurkan waktu untuk mengatur pertemuan pribadinya, ketika mereka datang ke Amerika," lanjut teman itu.

"Dia melihat ini sebagai kesempatan nyata terakhirnya untuk memperbaiki dan membangun kembali hubungan dengan putrinya sebelum pintu ditutup selamanya,” katanya.

Tapi akankah Meghan akhirnya memaafkan ayahnya. Pembicara kerajaan, Victoria Arbiter mengatakan sangat tidak mungkin.

"Beberapa dari apa yang dikatakan Thomas secara emosional terlalu kasar," katanya.

 

"Sudah mengancam, sudah dingin dan itu memalukan apabila kalian pikirkan”, ungkap Victoria.

"Banyak orang mengatakan Meghan harus pergi ke sana dan berbicara dengannya, tetapi saya rasa dia tidak bisa - bagaimana mungkin dia mempercayainya?" Victoria melanjutkan.

"Dan pada saat kepercayaan Anda rusak, maka Anda benar-benar punya masalah besar di tangan anda,” tutupnya.

(edh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini