nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jelang Sidang Putusan, Tuntutan Tio Pakusadewo Masih Jadi Sorotan

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Rabu 18 Juli 2018 15:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 07 18 33 1924037 jelang-sidang-putusan-tuntutan-tio-pakusadewo-masih-jadi-sorotan-3qUwpN8vxR.jpg Tio Pakusodewo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Sidang putusan kasus narkoba Tio Pakusadewo akan digelar Kamis, 19 Juli 2018. Namun sorotan publik terhadap tuntutan Tio justru semakin meningkat.

Terbaru, Tio Pakusadewo bahkan mendapat bantuan hukum dari sekelompok organisasi masyarakat (ormas) dan akademisi. Mereka mengajukan diri sebagai Sahabat Pengadilan, dengan membuat komentar tertulis kepada Majelis Hakim untuk pertimbangan putusan.

Dalam pernyataannya, mereka menilai tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk Tio tidak relevan dengan perbuatan. Menurut mereka, Tio berpotensi kembali terseret narkoba apabila ditempatkan di jeruji besi.

 

"Kalau dipenjara, maka akan semakin naik kelas. Seperti yang awalnya pengguna, akan menjadi pengedar. Dengan dipenjara, maka akan tidak semakin baik," tutur salah satu penggagas Sahabat Pengadilan, Alviana, 17 Juli 2018.

- Baca Juga: Hadapi Sidang Putusan, Tio Pakusadewo Diharap Bisa Bebas

Hal serupa juga diutarakan Sahabat Pengadilan yang lain, Miko Ginting. Bagi Miko, penempatan Tio Pakusadewo di penjara dianggap tidak menyelesaikan masalah narkoba yang menjeratnya.

"Penegakan pidana penjara tidak menyelesaikan masalah, tapi malah memperburuk masalahnya. Dia akan memperburuk keadaan pengguna narkotika itu," ujar dia.

 

Seperti diketahui, Tio Pakusadewo dituntut enam tahun penjara dan denda Rp. 800 juta subsider enam bulan kurungan oleh Jaksa Penuntut Umum. Dia dinilai bersalah atas kepemilikan sabu seberat 1,06 gram dan dikenakan Pasal 112 ayat (1) subsider Pasal 127 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Bagi sebagian kalangan, tuntutan terhadap Tio dianggap tidak sesuai perbuatan. Sebab, Tio yang mengkonsumsi narkoba untuk dirinya sendiri dikenakan pidana tinggi lewat pasal pengedar narkoba.

(edh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini