Main Drum 24 Jam di Final Piala Dunia 2018, Kunto Hartono Ngaku Tak Ada Persiapan

Hana Futari, Jurnalis · Rabu 11 Juli 2018 15:40 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 11 33 1920923 main-drum-24-jam-di-final-piala-dunia-2018-kunto-hartono-ngaku-tak-ada-persiapan-3VsdxeUPox.jpg Hana Futari/Okezone

JAKARTA - Salah satu drummer terbaik Indonesia, Kunto Hartono akan menampilkan aksi hebatnya di final perhelatan akbar Piala Dunia 2018. Menjelang penampilan tersebut, Kunto mengaku tidak memiliki persiapan apapun.

Pada 14 Juli mendatang, Kunto akan bermain drum selama 24 jam. Selain itu dalam aksinya kali ini, ia akan menutup matanya.

Dalam aksi kali ini, Kunto mendedikasikan untuk memperkenalkan Indonesia di mata dunia. Mengingat acara tersebut bertepatan dengan final Piala Dunia 2018, yang mana seluruh mata warga dunia seakan fokus pada momen tersebut.

(Baca juga: The Beats of Indonesia, From Indonesia with Drum Bakal Tampilkan Aksi Kunto Hartono di Moskow)

"Persiapan saya teknis bisa dibilang tidak ada, cuma bismillah. Besok main drum dari tanggal 14 juli 16.00 hingga 15 Juli 2018 pukul 16.00 waktu Moskow. Di luar negeri orang lihat main drum lama sudah biasa. Tapi saya akan menampilkan aksi unik yaitu main drum sembari menutup mata," ujar drummer 41 tahun ini saat acara konferensi pers yang diselenggarakan di kawasan Plaza Indonesia, Jakarta, Rabu (11/7/2018).

Ternyata, aksi main drum sambil menutup mata ini menggambarkan filosofi tersendiri. Kunto pun menjelaskan makna dari aksi menutup mata tersebut.

"Menutup mata ini bisa diartikan dengan keinginan besar tapi kurang dukungan. Di satu sisi juga apa yang saya lakukan di Moskow agar terlihat di mata dunia kalau di Indonesia juga ada acara besar se-lingkup Asia yaitu Asian Games yang dibuka 18 Agustus. Mata tertutup itu juga memfilosofikan siapa yang akan menang di Piala Dunia," lanjutnya.

(Baca juga: Kunto Hartono Kembali Pecahkan Rekor Dunia)

Untuk aksi tersebut, Kunto akan membawakan lagu-lagu tradisional dan nasional. Sebagai pembukaan, drummer berambut gondrong itu akan membawakan lagu Bendera yang dipopulerkan oleh grup musik Coklat.

"Saya mungkin nanti bawa lagu Bendera di pembukaan. Selanjutnya saya akan bawa lagu-lagu tradisional serta nasional seperti Rek Ayo Rek atau Bubuy Bulan yang saya aransemen ulang," katanya.

Kebolehan Kunto dalam bermain drum sudah tak perlu diragukan lagi. Drummer asal Banyuwangi itu berhasil dua kali tercatat dalam Guinness World of Record.

Rekor pertama di raih Kunto pada 29 Desember 2003 sampai 1 Januari 2004. Kunto menggebuk drum selama 74 jam dan meraih penghargaan tingkat Indonesia sekaligus dunia.

Lima tahun berselang, rekor yang diraih Kunto kembali dipecahkan oleh Russ Prager, drummer asal Amerika yang mampu menabuh drum selama 120 jam. Tak tinggal diam, di awal 2011 Kunto kembali merebut rekor memainkan drum dalam waktu 122 jam 25 menit. Hingga kini, rekor dunia masih digenggam oleh Kunto.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini