nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Disindir Terlalu Dewasa, Marion Jola Enggan Ambil Pusing

Miftahul Khoiriyah, Jurnalis · Kamis 28 Juni 2018 21:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 06 28 33 1915340 disindir-terlalu-dewasa-marion-jola-enggan-ambil-pusing-CQ16JsfejZ.jpg Marion Jola. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Sejak mengikuti Indonesian Idol 2018, Marion Jola merupakan idol yang menarik perhatian masyarakat. Kerap menuai pujian, tak sedikit pula komentar julid menghampirinya.

Belum lama ini, netizen bahkan mengomentari dandanannya yang dianggap lebih dewasa dari usianya. Seperti diketahui, Marion masih cukup belia, berusia 18 tahun.

Baca juga: Lukman Sardi Ungkap Kisah di Balik Pembuatan Koki-Koki Cilik

Namun, kebiasaan Marion yang kerap tampil dengan riasan wajah mencolok dan pakaian terbuka membuatnya terlihat seperti perempuan pertengahan 20-an. Terkait kritikan tersebut, penyanyi asal Kupang, Nusa Tenggara Timur, itu mengaku, enggan mengambil pusing.

"Mau bagaimana lagi kalau wajahnya sudah terlihat lebih dewasa? Kebanyakan anak millennial kan memang kebanyakan berwajah lebih tua. Apalagi fesyen aku memang tak kelihatan seperti anak SMA," ujar Marion menjelaskan.

Gaya berpakaian yang jauh lebih dewasa, diakui Marion, dampak dari kelas modelling yang pernah diikutinya. Bahkan, lanjutnya, saat ini gaya berpakaiannya jauh lebih baik dan lebih tertutup dibandingkan sebelumnya.

"Follower lamaku pasti ngeh kalau pakaianku memang terbuka dari dulu. Tapi semua unggahan lama dengan pakaian terbuka sudah dihapus karena sadar banyak mata melihat postingan tersebut," katanya.

Marion Jola tampaknya sadar betul bahwa publik cukup detail memerhatikan dirinya setelah resmi merilis karya. Bahkan, perhatian itu dinilainya berlebihan dan cenderung mencari-cari kesalahan.

Baca juga: Film Dimsum Martabak Terperosok, Ayu Ting Ting Tidak Kapok Main Film

"Bagiku, berpakaian dan berdandan itu harus nyaman. Jadi, selagi apa yang aku kenakan pantas dan tidak merugikan orang lain ya aku unggah di Instagram,” katanya.

Marion menambahkan, β€œHal yang aku perhatikan saat mengunggah sesuatu adalah apakah itu berdampak buruk pada pengikutku yang lebih muda? Aku tak ingin memberikan contoh buruk. Tapi kalau tidak, ya aku tak masalah dengan komentar orang.”

(SIS)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini