nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bikin Bangga Jakarta, Kojek Rap Angkat Budaya Betawi Lewat Musik Hip Hop

Rena Pangesti, Jurnalis · Sabtu 23 Juni 2018 00:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 06 22 33 1912783 bikin-bangga-jakarta-kojek-rap-angkat-budaya-betawi-lewat-musik-hip-hop-VlzYNEMYuL.jpg Kojek Rap Betawi (Foto: Instagram)

JAKARTA – Pada 22 Juni menjadi hari peringatan di mana Kota Jakarta merayakan ulang tahunnya. Kini, di usianya yang sudah menginjak 491 tentunya banyak perubahan yang terjadi di Ibukota. Salah satunya dengan pergeseran budaya asli Betawi yang makin tersingkir, termasuk di bidang musik. Tidak ingin semakin kehilangan identitasnya, salah satu seniman asli Betawi yaitu Kojek Rap Betawi menjawab tantangan ini.

Berawal dari inisiasi menggabungkan musik modern rap dengan Betawi, pria yang bernama asli Muhammad Amrullah berkomitmen untuk melestarikan budaya asli yang bisa didengarkan oleh berbagai macam kalangan generasi.

“Kenapa gua pilih rap, soalnya itu budaya Amerika yang cukup digemari anak – anak muda lah. Terus gua mikir, kenapa enggak digabungin sama Indonesia spesifiknya Betawi. Jadi saat mereka denger lagu gua, secara enggak langsung musik gambang kromong juga masih di denger anak muda,” jelas Kojek saat di hubungi Okezone (22/6/2018).

(Baca Juga: Nadine Chandrawinata dan Dimas Anggara Jalani Prewedding di Tengah Hutan)

(Baca Juga: Lucinta Luna Dipecat Duo Bunga Akibat Isu Transgender)

Selain lewat lagu dengan lirik yang kental dengan dialek Betawi, pria yang juga pernah di undang ke festival musik hip hop di Malaysia ini juga menuturkan bahwa totalitasnya untuk mempertahankan budaya asli Jakarta tidak hanya ditunjukkan lewat lagu.

“Kalo manggung, emang komitmen gua adalah selalu pakai pakaian yang ciri khas Betawi kayak baju sadariah, atau beskap, terus aksesorisnya sorban di leher, gantungan rante kuku macan dan jam yang suka ada di baju. Itu juga sekaligus ngenalin ke penonton bahwa ini lho baju Betawi,” terangnya.

Diakui oleh Kojek, bukan hal yang mudah memang mempertahankan eksistensi bermusik yang telah dibangun sejak tahun 2007 saat menjuarai sebuah lomba rap kala itu. Alih – alih merasa ciut, pria 31 tahun ini membuktikan prestasi bahwa sampai saat ini musik rap Betawi masih bisa diterima masyarakat.

“Banyak yang bilang idealisme lu terlalu tinggi, orang Betawi juga bilang apaan sih Betawi diginiin. Tapi gua justru mau semangat, terserah orang mau bilang apa, ini yang gua lakuin buat budaya gua,” katanya.

Ia melanjutkan, “Buktinya Kojek Rap bisa manggung di festival hiphop malaysia, lagunya juga pernah berkumandang di Jepang, dan sekarang kita juga sering tampil bukan cuma di ulang tahun Jakarta, tapi Alhamdulillah sepanjang tahun juga ada aja perform di daerah – daerah.”

Kojek Rap Betawi merupakan seorang seniman asli Betawi yang memadukan unsur musik Betawi yang dipadu padankan dengan rap. Beberapa karya Kojek diantara Enjoy Jakarte, Lo Kate Jakarte serta Bangga Budaya Betawi.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini