nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Angkat Budaya Betawi, Kojek Rap Bangga Keliling Festival Musik Luar Negeri

Rena Pangesti, Jurnalis · Sabtu 23 Juni 2018 07:11 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 06 22 205 1912830 angkat-budaya-betawi-kojek-rap-bangga-keliling-festival-musik-luar-negeri-g0OLe22c1T.jpg Kojek Rap Betawi (Foto: Instagram)

JAKARTA – Memperingati ulang tahun DKI Jakarta ke-491, ada sosok seniman muda asli Betawi yang hingga sampai saat ini berusaha untuk mempertahankan kearifan lokal budaya agar tidak tergerus musik modern. Dialah Muhammad Amrullah atau biasa dikenal dengan nama Kojek Rap Betawi yang dinilai cukup berhasil menyuarakan budaya Betawi lewat perpaduan musik hip hop rap.

Kepada Okezone, pria 31 tahun ini menceritakan bagaimana perjuangannya melawan arus musik yang datang dari Barat maupun Korea yang kini banyak digemari oleh anak muda.

“Almarhum ayah gua pernah kasih pesan bahwa elu boleh suka sama musik luar negeri, tapi juga harus cinta sama budaya Betawi,” kenangnya.

(Baca Juga: Ucapan Unik Selamat Ulang Tahun Chris Evans untuk Chris Pratt)

(Baca Juga: Kepala Anak Nyangkut di Pagar, Imam Darto Rasakan Karma)

Ingin mewujudkan keinginan sang ayah, pria yang juga berprofesi sebagai penyiar radio ini membuktikannya dengan merintis karier lewat sebuah perlombaan hiphop yang diadakan. Kemenangan pun diraih Kojek, lewat bantuan Igor ‘Saykoji’ rapper yang sudah malang melintang di industri musik tanah air itupun memberikan sebuah lagu berjudul ‘Lo Kate Jakarte’ yang menjadi cikal bakal Kojek berkarya.

Kesempatan ini pun tidak disia – siakan pria kelahiran Sunter, 13 November 1986 untuk mengembangkan kariernya. Maka lewat prestasi yang membanggakan nama Kojek Rap Betawi juga pernah bergaung di luar negeri.

“Tahun 2010 juara rap se-Indonesia, terus sempat juga diundang ke Festival musik Hip Hop di Malaysia, sempat juga ke Jepang. Di Indonesia sendiri juga sempat menjadi nominasi di AMI Awards, terlibat juga untuk perilisan album kompilasi untuk Kementrian Pariwisata,” kata Kojek.

Kojek Rab Betawi

“Jadi niatnya emang mau bawa nama Betawi jadi bangga dengan musik. Kalo boleh pinjem kata – kata almarhum Benyamin, dia pernah bilang gak apa – apa muka kampung tapi rezekinya kota. Gua juga anak kampung tapi enggak pernah malu,” tambahnya.

Pada ulang tahun Jakarta, Kojek pun memberikan sebuah pantun untuk memberikan doa terhadap kota tercintanya ini.

“Makan bihun sama bang Tata, si Sadili ketemu mpok Yaya. Selamat ulang tahun kota Jakarta, semoga makin maju dan bahagia,” tutupnya.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini