nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ginanjar Terapkan Budaya Antre saat Silaturahmi Keluarga di Momen Lebaran

Miftahul Khoiriyah, Jurnalis · Jum'at 15 Juni 2018 03:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 06 13 33 1910209 ginanjar-terapkan-budaya-antre-saat-silaturahmi-keluarga-di-momen-lebaran-G5906Rz5qp.jpg Ginanjar (Foto: Okezone)

JAKARTA - Silaturahmi dengan keluarga besar menjadi salah satu momen istimewa yang ditunggu umat Islam untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri. Hal tersebut juga berlaku di keluarga pemain sinetron sekaligus pelawak, Ginanjar.

Ginanjar mengaku bahwa antre untuk silaturhmi dengan mereka yang lebih tua merupakan salah satu tradisi wajib yang harus dijalankan. Tak hanya kepada keluarga namun hal tersebut juga berlaku untuk meminta maaf kepada para tetangga.

(Baca Juga: Permintaan Tak Biasa Guns N' Roses Sebelum Manggung)

(Baca Juga: Tergiur Bayaran Tinggi, Jenita Janet Kerja di Hari Lebaran)

"Kalau Lebaran di rumah itu sungkem ke ibu. Nunggu adik-adik kumpul terus antre salaman ke ibu, salaman ke tetangga, paman, bibi. Memang tetangga dulu sebelum ke paman dan bibi," ceritanya di kawasan Jakarta Selatan.

Lebih lanjut Ginanjar menjelaskan bahwa momen Lebaran selalu ditunggu untuk bisa saling memberikan maaf. Bahkan di hari fitri tersebut menjadi waktu yang tepat untuk saling menyapa orang-orang yang jarang bisa dijumpai. Selain itu, pembagian angpao juga menjadi tradisi wajib di keluarga Ginanjar.

"Lebaran itu bisa kumpul sama keluarga, halal bihalal. Saat itu adalah momen indah ketemu saudara-saudara yang selama ini lama enggak ketemu. Kita bisa maaf maafan, bisa saling cerita, senanglah pokoknya. Yang jarang silaturahmi pasti banyak salahnya," kata pelawak berusia 53 tahun ini.

"Iya kalau itu mah memang sudah jadi tradisi ya. Kalau ada kelebihan rejeki kan memang diwajibkan untuk berbagi ya dengan saudara. Seperti yang lain lainlah sama. Enggak pakai budget khusus. Pokok kalau ketemu ya kita kasih saja. Sesuai dengan kemampuanlah pokoknya," tambah Ginanjar.

Sementara itu, saat ditanya apakah ia mudik ke kampung halaman, Ginanjar pun menjelaskannya. Meskipun sang ibu telah tinggal dengannya di Depok, Jawa Barat namun Ginanjar tetap mudik untuk bisa berSilaturahmi dengan keluarga di kampung halamannya, Garut Jawa Barat.

"Biasanya dua hari setelah Lebaran pulang ke Garut. Ya karena bapak saya sudah meninggal dan ibu saya di Depok jadi kalau pulang ke Garut saya ketemu kakek nenek yang masih ada," tutupnya.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini