nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Nadine Chandrawinata: Saat Turis Balik ke Negaranya, yang Dibicarakan Adalah Indonesia Ini Bersih atau Kotor

Ady Prawira Riandi, Jurnalis · Selasa 05 Juni 2018 23:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 06 05 33 1907033 nadine-chandrawinata-turis-balik-ke-negaranya-yang-dibicarain-indonesia-ini-bersih-atau-kotor-ftAg1rXHwZ.jpg Nadine Chandrawinata (dok. Okezone)

JAKARTA - Nadine Chandrawinata begitu peduli dengan kelestarian alam Indonesia. Aktris blasteran Jerman-Indonesia ini menyoroti kebiasaan buruk masyarakat yang suka membuang sampah sembarangan.

Selain mengotori lingkungan, hal ini tentu saja juga mempengaruhi pandangan orang-orang luar yang berkunjung ke Tanah Air. Alangkah baiknya jika masyarakat Indonesia tak hanya dikenal keramahannya melainkan juga kepeduliannya dalam menjaga kebersihan.

“Turis datang ke Indonesia, dia lihat ke sekelilingnya, bukan hanya Jakarta tapi juga daerah-daerah yang lain, terus mereka balik lagi ke negaranya, pertama kali yang mereka bicarakan adalah Indonesia ini kotor atau Indonesia ini bersih, Indonesia ini masyarakatnya ramah,” ucap kekasih Dimas Anggara ini, Selasa (5/6/2018).

(Baca Juga: Kurangi Penggunaan Plastik, Nadine Chandrawinata: Dahsyat Banget Efeknya)

Sempat terlintas di pikiran Nadine agar pemerintah bisa bersikap lebih tegas dalam menanggulangi permasalahan sampah ini. Adapun salah satu langkah yang dianjurkan adalah dengan memberikan denda terhadap masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan.

Namun, jika sanksi tersebut memang diterapkan, Nadine ingin agar pemerintah juga memberikan edukasinya terlebih dahulu kepada masyarakat. Tujuan Nadine sebenarnya cukup sederhana, ia ingin masyarakat Indonesia bisa lebih peduli terhadap lingkungan dan hal mudah yang bisa diterapkan paling awal adalah dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Kalau memang edukasinya itu merata dan masyarakatnya sudah mengerti kenapa harus ada sanksi, ya sebenarnya itu juga enggak ada masalah, tapi ya itu harus dibimbing. Jangan buat rules aja tapi enggak ada bimbingan, arahan atau penjelasan (karena) kayaknya enggak akan efektif ya,” tukasnya.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini