Hukuman Pretty Asmara Bertambah Jadi 8 Tahun Penjara

Revi C. Rantung, Jurnalis · Selasa 05 Juni 2018 21:12 WIB
https: img.okezone.com content 2018 06 05 33 1907007 hukuman-pretty-asmara-bertambah-jadi-8-tahun-penjara-TlvHnjcqi5.jpg Pretty Asmara (Foto: Yoga/Okezone)

JAKARTA - Kasus narkoba yang menjerat aktris Pretty Asmara kini berlanjut. Setelah putusan dari Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang mengharuskannya mendekam di penjara selama 6 tahun, justru tak diterima oleh pihak Pretty Asmara.

Pihak Pretty Asmara melalui kuasa hukumnya yakni Sahrul Romadana mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi, lantaran vonis dari Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dianggap terlalu memberatkan Pretty Asmara.

Baca Juga: Saat Penangkapan, Pretty Asmara Bukan Target Operasi

Pretty Asmara

Namun sayangnya bukan malah meringankan, tetapi hukuman Pretty Asmara bertambah menjadi 8 tahun. Belum lagi, Pretty Asmara didenda sebesar Rp1 milliar. Hal itu diketahui melalui situs resmi dari Mahkamah Agung yang disahkan pada 15 Mei 2018.

"Pengadilan Tinggi Jakarta menjatuhkan pidana terhadap Pretty Asmara alias Pretty dengan pidana penjara selama 8 (delapan) tahun dan denda sebesar Rp1 miliar dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar, diganti dengan pidana penjara selama 6 (enam) bulan," tulis putusan yang terdapat dalam laman MA.

Kendati demikian, pihak kuasa hukum Pretty Asmara rupanya kaget dengan informasi tersebut. Namun ia mengakui belum menerima surat secara resmi.

"Kaget ya, saya tahunya kalau informasi itu dari rekan-rekan media. Sampai saat ini saya belum terima surat resmi putusannya," ujar Sahrul Romadana saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Pretty Asmara

Baca Juga: JPU Kasus Narkoba Pretty Asmara Siapkan Saksi Lain

Sementara itu, pihak Pretty Asmara masih akan mempertanyakan keputusan tersebut. Terlebih keputusan itu sangat memberatkan untuk kliennya. Dan ia juga menambahkan agar orang lain yang terlibat dalam kasus tersebut dapat diberi hukuman yang setimpal.

"Yang kami tanyakan pertimbangan seperti apa yang digunakan hakim untuk memutuskan ini. Apa hanya dari Pengadilan Negei Jakarta Pusat saja. Apakah hanya berdasarkan dakwaan dan putusan itu" paparnya.

"Kan jelasin ada aktor lain yang belum terungkap. Pretty dijebak. Seoalnya kan Medi yang mengenalkan Pretty dangan Alvin. Dan yang membuat janjian Pretty ketemu Alvin si Medi," tutupnya.

Sekedar mengingatkan kembali, Pretty Asmara ditangkap pihak kepolisian di sebuah hotel di Kawasan Ancol, Jakarta Utara pada 18 Juli 2017 lalu. Dari hasil penangkapan itu, polisi mendapati narkoba berjenis sabu seberat 2,04 gram beserta dengan alat hisapnya. Tidak hanya itu, polisi pun menemukan 23 butir pil ekstasi dan 38 butir pil Happy Five (H5) serta uang tunai sebesar Rp 25 juta.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini