nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ustadz Yusuf Mansur dan Sonia Wibisono Gelar Buka Puasa Bersama Anak-Anak "Berdarah" Pemimpin

Edi Hidayat, Jurnalis · Senin 04 Juni 2018 23:25 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 06 04 33 1906559 ustadz-yusuf-mansur-dan-sonia-wibisono-gelar-buka-puasa-bersama-anak-anak-berdarah-pemimpin-clZdip2Mc7.jpg Ustadz Yusuf Mansyur (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kumpulan para Chief Executive Officer (CEO) yang tergabung dalam CEO Indonesia mengelar buka bersama dengan 1100 anak-anak yang terdiri dari anak-anak yatim dan pemulung. Ustadz Yusuf Mansyur dan dokter sekaligus artis Sonia Wibisono menjadi bagian yang ikut hadir dalam acara tersebut.

Ustadz Yusuf Mansyur selaku CEO dari perusahaan digital menjelaskan Indonesia menjadi sebuah lahan industri yang luar biasa. Ramadan kali ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk berbagi sebagai bentuk mendidik anak-anak kurang mampu untuk tetap semangat menjadi pemimpin.

"Alhamdulillah kita Indonesia ini lahan. Lahan industri yang luar biasa. Makanya anak-anak muda Indonesia harus melek digital. Bukan hanya sebagai konsumen, tapi sebagai pelaku. Saya bersyukur bisa hadir di acara santunan ini, dan bisa bertemu anak-anak muda lain yang darahnya, DNA-nya CEO juga," kata Ustadz Yusuf Mansyur di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Minggu 3 Juni 2018.

Ustadz Yusuf Mansur

Baca Juga: Bahagianya Ustadz Yusuf Mansur Dapat Sertifikat Syariah dari MUI

Lebih lanjut, Ustadz Yusuf Mansyur mengatakan teman-temannya sebagai sesama CEO memang kerap menggelar santunan. Kegiatan itu menjadi bekal pagi para sahabatnya itu untuk tetap mengingat tentang kebaikan.

"Ini teman-teman semua memang dari awal suka berbagi banget. Saya sudah lama berteman dengan teman-teman ini, sudah ada tiga atau empat tahun kali ya. Memang pada suka berbagi, bukan hanya di bulan Ramadan saja," kata Ustadz Yuasuf Mansyur.

Ustadz Yusuf Mansur

Baca Juga: Potret Kedekatan Yusuf Mansur dan Anak ketika Mengaji

Sementara itu, dokter sekaligus artis Sonia Wibisono mengatakan kegiatan itu merupakan bagian dari bentuk antisipasi bagi generasi muda agar tidak terkontaminasi paham terorisme di Tanah Air.

"Ini juga sebagai mendidik anak agar tidak ke jalan yang salah. Sekarang kan banyak terorisme segala macam. Makanya kita bikin ini untuk membangun. Agar mereka bisa jadi pengusaha misalnya, makanya dari kecil harus dipengaruhi, sehingga bisa membangun bangsa dan menjadi SDM yang bagus untuk Indonesia," terang Sonia.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini