nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Serunya Gema Tabligh Akbar Ramadan RCTI Sapa Ribuan Warga Tangerang

Anggy Muda, Jurnalis · Senin 28 Mei 2018 07:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 28 598 1903534 serunya-gema-tabligh-akbar-ramadan-rcti-sapa-ribuan-warga-tangerang-4r28FTA910.jpg Gema Takbir Ramadan (Foto: Anggy/Okezone)

TANGERANG - Ribuan warga memadati Lapangan Sukabakti, Curug, Kabupaten Tangerang guna mengikuti acara Tabligh Akbar Ramadan RCTI, Minggu (27/5/2018).

Dalam acara tersebut, turut hadir Ustadz Taufiqurrahman, Ustadz Harry Moekti, Ray Syahreza eks Nine Ball yang mengisi tausiah dan berbagi ilmu kepada ribuan penonton yang hadir.

Dalam kesempatan tersebut, ada dua tema tausiah yang diangkat, yakni terkait Al Qur'an Kalamullah yang dibawakan oleh Ustadz Taufiqurrahman dan materi mengenai ilmu yang dibawakan oleh Ustad Harry Moekti.

 

"Alhamdulillah hari ini bisa terlaksana tabligh akbar. Dalam kesempatan ini saya nanti akan menyampaikan materi mengenai ilmu, bagaimana cara menuntut ilmu, apa itu ilmu, sampai bagaimana cara menuntut ilmu. Kenapa ilmu yang diangkat jadi tema? Karena segala sesuatu itu ada ilmunya," ujar Ustad Harry Moekti.

- Baca Juga: Repvblik Ramaikan Tabligh Akbar RCTI

Meski sempat diguyur hujan gerimis, para penonton yang hadur tampak begitu antusian mendengarkan materi tausiah yang dibawakan oleh para ustadz. Di sela-sela materi tausiah, Ryan dan kawan-kawan yang tergabung dalam D'Masiv hadir menghibur para penonton dengan membawakan beberapa lagu bertema realigi.

Ada Ray Syahreza eks Nine Ball pula yang turut meramaikan acara tabligh akbar dengan berbagi kisa perjuangan hijrahnya dari seorang anak band yang sedang menapaki kesuksesan hingga memutuskan menjauhi panggung hiburan.

Armadi (37), salah seorang penonton mengaku sangat senang dengan adanya acara tabligh akbar tersebut. Menurut pria yang jauh datang dari Bogor itu, acara tersebut sangat efektif untuk menyadarkan masyarakat terutama kaum muda melalui pilihan tema yang sesuai dengan generasi milenial.

 

"Alhamdulillah sangat membantu sekali, materinya tentang anak muda banget lah bisa masuk ke semua umur jadi enggak berat. Apalagi tadi ada Ustad Taufiqurrahman yang banyak kasih pantun, jadi enggak bosan dengar tausiah," ungkapnya.

"Semoga acara seperti ini bisa terus dipertahankan. Dan justru semakin banyak digelar supaya masyarakat lebih melek agama dan tidak ada perpecahan antara umat," tandasnya.

(edh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini