nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rossa Menangis saat Hibur Anak-Anak Pejuang Kanker Bersama Afgan

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Senin 28 Mei 2018 22:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 05 28 33 1903894 rossa-menangis-saat-hibur-anak-anak-pejuang-kanker-bersama-afgan-GKfXcFilws.jpg Foto: Vania/Okezone

JAKARTA - Rossa sempat merasakan kesedihan ketika harus bertemu dengan puluhan anak pejuang kanker di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Gedung RSIA Kiara, Salemba, Jakarta Pusat, Senin (28/5/2018). Dalam rangka perayaan ulang tahun Afgan, Rossa yang juga ikut hadir sempat terlihat berkaca-kaca saat mendampingi pria 29 tahun tersebut menyanyikan lagu Panah Asmara sembari menggendong seorang anak kecil.

Ibu dari Rizky Langit Ramadhan ini mengaku bahwa dirinya tak kuasa menahan sedih ketika harus berjalan dan berkeliling, menghampiri para anak-anak yang berjuang melawan penyakitnya. Meski mengaku tidak bisa merasakan derita yang dialami anak tersebut beserta orangtuanya, Rossa tetap berusaha untuk membantu dengan memberi donasi dan menghimbau masyarakat agar bisa membantu sedikit beban keluarga para pejuang kanker.

"Enggak bisa kalau merasakan itu jauh banget karena kita cuma bisa membayangkan ya. Alhamdulillah kita semua diberikan kesehatan. Apa namanya makanya saya jarang untuk keliling, karena waktu itu pernah sekali keliling sudah enggak sanggup lagi. Tapi ya sudah apa yang bisa saya bantu, saya bantu lewat apa yang kita bisa," ungkap Rossa.

 

"Dokter pasti bantu lewat medis gitu. Saya sama Afgan mungkin sebisa menginfluence teman-teman untuk saling untuk care dan juga menyisihkan sedikit dari rejeki yang kita miliki untuk membantu," sambungnya.

Wanita 39 tahun ini menceritakan bahwa penyakit seperti Lupus, sempat menyerang salah satu anggota keluarganya, yakni istri dari adik kandungnya. Lewat penyakit tersebut, mantan istri Yoyo Padi ini bahkan mengaku jadi lebih sering membaca buku dan membuat dirinya lebih waspada terhadap penyakit yang bisa menyerang dirinya kapanpun.

"Kebetulan dulu adik ipar saya meninggal karena penyakit lupus. Waktu itu dia lagi hamil, dan mereka pacarannya lama, adik saya sama ipar saya pacaran lama terus menikah, baru mungkin 5 bulan kemudian (setelah menikah) meninggal gitu kan," paparnya.

"Jadi kurang lebih dulu aku sering baca buku tentang penyakit itu dan jadinya setelah itu aku jadi lebih aware terhadap banyak penyakit yang kita enggak mencari penyakit, tapi memang Allah memberikan banyak hal kepada kita baik yang baik maupun yang tidak baik supaya kita lebih bisa bertakwa dan semenjak itu saya jadi lebih aware terhadap imuniti kita. Apa sih yang kita bisa bantu gitu. Mungkin bisa membantu keseluruhan," tandasnya.

 

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini