nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kondisi Terkini Gatot Brajamusti Usai Kena Stroke

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Jum'at 25 Mei 2018 17:27 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 05 25 33 1902797 kondisi-terkini-gatot-brajamusti-usai-kena-stroke-VggfOE2Dzs.jpg Gatot Brajamusti (Foto: Yoga/Okezone)

JAKARTA - Gatot Brajamusti telah melewatkan dua sidang kasus kepemilikan senjata api ilegal dan satwa liar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Di balik alasan ketidakhadirannya, Gatot ternyata mengalami gejala stroke ringan dan harus dirawat.

Kini, sudah tiga pekan berlalu sejak Gatot Brajamusti divonis terkena stroke ringan. Kata kuasa hukum Gatot, Achmad Rulyansyah, kliennya mulai menunjukkan perkembangan positif.

"Ya pelan-pelan sudah bisa jalan," ujar pria yang akrab disapa Ruly kepada Okezone, Jumat (25/5/2018).

Baca Juga: Miris! Gatot Brajamusti Jadi Sulit Berbicara Pasca Kena Stroke

Gatot Brajamusti

Lantaran kondisi Gatot mulai membaik, ada kemungkinan mantan Ketua Umum PARFI bisa dihadirkan dalam sidang mendatang. Seperti diketahui, sidang Gatot Brajamusti akan kembali digelar 31 Mei 2018.

"Yang pasti tanggal 31 itu Aa Gatot kemungkinan dihadirkan di persidangan," kata Achmad Rulyansyah.

Namun untuk sidang mendatang, ada kemungkinan Gatot Brajamusti menghadap Majelis Hakim dengan bantuan kursi roda. Sebab, kemampuan Gatot untuk berjalan belum sepenuhnya pulih.

"Kalau masih kuat untuk berdiri, untuk berjalan, ya tidak perlu pakai kursi roda. Tapi kalau memang Aa Gatot tidak bisa berjalan, harus pakai kursi roda, ya nanti kita mintakan," tutup Achmad Rulyansyah.

Baca Juga: Gatot Brajamusti Kena Stroke Karena Stres Dijerat Banyak Kasus?

Gatot Brajamusti

Gatot Brajamusti masih menantikan nasibnya dalam kasus kepemilikan senjata api ilegal dan satwa liar. Pasalnya, Gatot dituntut Pasal 21 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem dan Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 atas kepemilikan satwa liar dan senjata api. Dari kedua pasal, Gatot terancam pidana penjara 3 tahun dan denda Rp 10 juta subsider 3 bulan kurungan.

Gatot Brajamusti sendiri sebelumnya sudah divonis penjara untuk dua kasus berbeda. Atas penyalahgunaan narkotika jenis sabu, Gatot dikenai pidana 10 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Mataram. Sementara dalam kasus kejahatan asusila terhadap anak di bawah umur, Gatot divonis 9 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

(edi)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini