Kembali Syuting, Rachel Maryam: Bosen Mikirin Politik Terus!

Miftahul Khoiriyah, Jurnalis · Kamis 17 Mei 2018 18:41 WIB
https: img.okezone.com content 2018 05 17 33 1899557 kembali-syuting-rachel-maryam-bosen-mikirin-politik-terus-yfxaANFlRT.jpg Rachel Maryam

JAKARTA - Rachel Maryam tak lagi muncul di sinetron kejar tayang maupun film layar lebar sejak beberapa tahun terakhir. Ia lebih sibuk melaksanakan agenda politiknya sebagai salah satu anggota DPR RI.

Kendati demikian, ibu satu orang anak ini tetap menyempatkan syuting sinetron FTV yang dilakukan selama dua hari. Hal tersebut diakuinya sebagai salah satu cara untuk refreshing dan menghilangkan kepenatan.

"Enggak (kembali ke dunia entertainment). Ini kan kadang-kadang kalau misalnya ada waktu luang pas di kantor enggak ada rapat, nah aku masih meluangkan waktu kalau ada tawaran suka syuting juga karena melepas kangen," ujarnya di kawasan Mampang, Jakarta Selatan belum lama ini.

"Karena kita kan di dunia politik bosen juga kalau mikirin politik terus. Pengen juga ceria ceriaan," sambung Rachel Maryam.

Seperti diketahui, Rachel Maryam aktif di industri hiburan sejak tahun 2001 dan memilih terjun ke dunia politik pada tahun 2009 sebagai anggota DPR RI. Hal tersebut berlanjut hingga periode 2014-2019 mendatang.

Kesibukannya sebagai seorang pejabat negara memang terbilang padat. Tak heran ia pun kerap menolak tawaran syuting meskipun hanya dilakukan dalam waktu singkat.

Saat ada kesempatan, Rachel Maryam memanfaatkannya sebagaik mungkin untuk mengobati kerinduannya pada dunia hiburan. Selain itu ia juga mengurus suami dan anak semata wayangnya, Muhammad Kale Mata Angin.

"Terakhir syuting FTV kok. Berapa ya, sebulan atau dua bulan lalu. FTV kan syuting cuma dua hari. Ya lumayan itu bisa dipakai Sabtu Minggu. Tapi memang jarang," paparnya.

"Kadang-kadang kalau Sabtu Minggu ada acara partai atau apa juga enggak bisa kadang-kadang enggak bisa tawarannya ditolak," tutup wanita kelahiran Bandung, Jawa Barat ini.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini