Soal Bom Surabaya, Marsha Timothy: Itu Mematahkan Hati

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Senin 14 Mei 2018 16:29 WIB
https: img.okezone.com content 2018 05 14 33 1898137 soal-bom-surabaya-marsha-timothy-itu-mematahkan-hati-H4KtAeNYiI.JPG Marsha Timothy. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Artis cantik Marsha Timothy mengecam aksi bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya dan Mapolrestabes Surabaya, Jawa Timur, pada Senin pagi ini. Menurut istri dari aktor Vino G Bastian itu, pemahaman bomber sangat bertentangan dengan ajaran agama apa pun.

"Aduh itu mematahkan hati ya. Saya masih enggak ngerti ya, dan saya mengutuk aksi teror ini," kata Marsha di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (14/5/2018).

Baca juga: Main Film Wiro Sableng, Marsha Timothy Kenakan Pakaian Seberat 10 Kg

Marsha Timothy. (Foto: Ady Prawira Riandi/Okezone)

Marsha lalu meminta kepada masyarakat agar tidak perlu membatasi diri dalam berkegiatan, meski ledakan di Kota Pahlawan tersebut membekas di hati seluruh rakyat Indonesia.

"Ya gimana ya, kita berdoa saja yang terbaik. Ya kita enggak mungkin juga batasi ruang gerak kita. Kita tetap kerja, kita harus tetap ke mana-mana kan. Ya bismillah saja," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, peristiwa bom bunuh diri terjadi pada Minggu 12 Mei 2018 di tiga gereja Kota Surabaya. Masing-masing adalah Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya; Gereja Pantekosta di Jalan Arjuno; dan GKI Jalan Diponegoro.

Sebanyak 13 orang dinyatakan meninggal dunia dan 43 lainnya mengalami luka-luka akibat serangan keji tersebut.

Dalam waktu yang relatif cepat, Polri berhasil mengungkap pelaku bom bunuh diri dan motif di balik teror ini. Pelaku bom bunuh diri di tiga lokasi itu merupakan satu keluarga yang terdiri dari bapak, ibu, dan empat anaknya.

Sepasang suami-istri tersebut diketahui bernama Dita Upriyanto dan Puji yang beralamat di Wonorejo Asri 11 Blok KK Nomor 22, Kecamatan Rungkut, Surabaya. Sedangkan keempat anaknya diketahui berinisial Y (18), FH (16), FS (11), dan P (9).

Baca juga: Marsha Timothy Tak Kesulitan Bangun Chemistry dengan Aktor Anak

Tak hanya di Surabaya, Minggu 13 Mei 2018, bom juga meledak di Rusun Wonocolo yang diduga terkait bom Surabaya. Kemudian menewaskan tiga orang yang masih satu keluarga. Bom itu meledak setelah dirakit oleh pelaku.

Akibatnya, tiga orang tewas dalam ledakan bom di Blok B Lantai 5 Rumah Susun Wonocolo, Sidoarjo, Jawa Timur, itu. Sementara tiga korban lainnya menderita luka-luka. Mereka diketahui memiliki ikatan keluarga.

Tiga orang tewas masing-masing Anton Febryanto (47) sebagai kepala keluarga; Puspita Sari (47), istri Anton; dan Rita Aulia Rahman, remaja 17 tahun yang merupakan anak pasangan Anton-Puspita.

Kemudian pada Senin pagi ini kembali terjadi ledakan bom di Mapolrestabes Surabaya. Akibat adanya peristiwa tersebut ada 10 orang yang menjadi korban, empat di antaranya anggota kepolisian.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini