Chris Brown Dituntut Atas Kasus Pemerkosaan

Nur Chandra Laksana, Jurnalis · Kamis 10 Mei 2018 23:12 WIB
https: img.okezone.com content 2018 05 10 33 1896807 chris-brown-dituntut-atas-kasus-pemerkosaan-KpoGNia9ln.jpg Chris Brown. (Foto: Reuters)

LOS ANGELES – Kabar tak menyenangkan datang dari penyanyi R&B Chris Brown. Dia dikabarkan dituntut oleh seorang perempuan (Jane Doe) yang mengaku telah diperkosa berulang kali oleh Brown di pesta yang digelar mantan kekasih Rihanna tersebut.

Gugatan ini didaftarkan oleh kuasa hukum Jane Doe, Gloria Allerd, ke Pengadilan Tinggi Los Angeles, pada 9 Mei 2018. Proses pendaftaran berkas dilakukan tanpa kehadiran Jane Doe.

Allerd mengatakan bahwa tuntutan kliennya tersebut adalah kasus yang serius. Dia bahkan menyatakan jika kasus ini sebagai ‘kasus penyerangan seksual paling mengerikan’ yang pernah dia tangani.

Baca juga: Rihanna Tolak Mentah-Mentah Diajak Tur Bareng Chris Brown

“Klien saya dipaksa untuk pergi ke rumah Brown, di mana tamu diberi alkohol, kokain, marijuana, dan Molly. Akibat kejadian itu, klien saya mengalami trauma yang sangat dalam,” kata Allerd seperti dikutip dari laman Jezbel, Kamis (10/5/2018).

“Brown memberikan setiap tamu wanita sebuah pil berisi bubuk putih dan memerintahkan mereka untuk menelannya,” lanjutnya. Namun Jane Doe, menurut Allerd, menolak untuk menelan pil tersebut.

Peristiwa yang terjadi pada 2017 itu disebut sang pengacara, menyeret nama Lowell Grissom Jr., teman Chris Brown. Lowell disebut korban, menyerangnya secara seksual bersama 50 orang lainnya.

Sayangnya, Jane Doe tak bisa menyebutkan nama 50 pelaku tersebut karena tak mengenal dan mengetahui nama mereka. Namun Allerd memastikan 50 pelaku itu akan dikenakan tuduhan yang sama, yaitu penyerangan secara seksual.

Menanggapi tuntutan tersebut, pengacara Brown, Mark Geragos, mengatakan bahwa pihaknya menerima surat permintaan ganti rugi sebesar USD17 juta atau sekira Rp238 miliar. Namun mereka bersikukuh bahwa tuduhan tersebut tidak benar.

Baca juga: Agnez Mo Geram Banyak Gosip soal Dirinya dengan Chris Brown

“Investigasi saya menunjukkan bahwa tidak satu pun dari tuduhan yang dilayangkan kepada klien kami benar. Chris adalah korban,” kata Geragos.

Namun, Allred membantah pernyataan Geragos tentang tuntutan ganti rugi tersebut. “Saya tidak pernah mengajukan permintaan untuk sejumlah kompensasi apapun. Apalagi permintaan ganti rugi sebesar yang (mereka) sebutkan,” ujarnya.

Allerd menegaskan, Brown tidak masuk dalam daftar pelaku pemerkosaan tersebut. Brown, imbuhnya, hanya dilaporkan sebagai penyedia sarana hingga peristiwa itu bisa terjadi. Hingga berita ini diturunkan, Brown masih enggan berkomentar tentang kasus tersebut.

(SIS)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini