Sempat Terpikir Jadi Caleg, Ini Alasan Tompi Urungkan Niat

Revi C. Rantung, Jurnalis · Senin 30 April 2018 20:39 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 30 33 1893076 sempat-terpikir-jadi-caleg-ini-alasan-tompi-urungkan-niat-yONQKX8jmS.jpg Tompi. (Foto: Revi C Rantung/Okezone)

JAKARTA – Beberapa waktu lalu penyanyi jazz Tompi tersiar kabar ingin berhenti bermusik untuk melanjutkan karier di ranah politik. Namun, niatnya terjun ke dunia politik tampaknya diurungkan oleh sang pelantun Menghujam Jantungku itu.

Lantas, apa alasan Tompi memutuskan tidak melanjutkan rencananya beralih ke dunia politik dalam negeri?

Baca juga: Bukan Hal Mudah, Tompi Ungkap Prosedur Operasi Kelamin Seharusnya

Tompi. (Foto: Revi C Rantung/Okezone)

Penyanyi berusia 39 tahun ini menjawab politik bukan menjadi target utamanya. Bahkan, ia sempat berujar pula bahwa keputusannya masih belum bulat lantaran belum siap.

Ia juga menyebut belum selesai dengan dirinya sendiri, entah apa maksud dari bapak dua anak ini. Hanya, tidak menutup kemungkinan bila suatu saat nanti Tompi bakal benar-benar beralih profesi ke bidang politik.

"Politik itu bukan target. Sampai sekarang saya masih merasa belum siap. Nanti kalau sudah ready, saya akan terjun," ujar Tompi saat dijumpai di kawasan Petogogan, Jakarta Selatan, Senin (30/4/2018).

"Saya belum selesai sama diri sendiri. Saya tadinya mau maju 2019, ternyata banyak yang belum beres. Nanti saya akan turun kalau sudah beres," sambungnya.

Lebih lanjut ketika ditanya mengenai ketertarikan Tompi untuk menjadi seorang pemimpin negara, justru personel Trio Lestari ini memberikan jawaban bijak.

Sayangnya, Tompi memang belum terpikir untuk menjadi seorang pemimpin negara. Tetapi jikalau diminta menjadi seorang calon anggota legislatif, ada ketertarikan dari diri Tompi.

"Sebagai presiden sih belum ya, tapi kalau jadi wakil rakyat, membuat undang-undang yang baik untuk rakyat, ya saya tertarik," imbuhnya.

Tompi. (Foto: Revi C Rantung/Okezone)

Baca juga: Tompi Jelaskan Cara Filler Hidung dan Veneer yang Tepat untuk Gigi

Kendati demikian Tompi kembali mengkritisi soal tahun politik 2019. Menurut dia, pada 2019, merupakan tahun yang sangat panas untuk politik. Terlebih lagi akan berlangsung pemilihan presiden yang memiliki kubu masing-masing.

"Itu bakal jadi tahun yang sangat panas. Belum mulai saja, sekarang sudah panas. Cara kampanye sekarang menurut saya kurang baik. Jadi yang saya harap ya mudah-mudahan orang yang bilang bertuhan bertindaklah seperti orang yang bertuhan," tukasnya.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini